Penguatan terhadap industri teknologi nasional terus ditingkatkan melalui kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan penyalur perangkat digital. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) resmi menjalin kerja sama pembiayaan dengan PT ECS Indo Jaya selaku distributor Information and Communications Technology (ICT) terkemuka.
Seperti diberitakan oleh Medcom, kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan fasilitas Distributor Financing. Langkah tersebut bertujuan memperkokoh rantai pasok serta ekosistem distribusi teknologi di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam kesepakatan ini, KB Bank menyediakan fasilitas pembiayaan Supply Chain Finance (SCF) dengan nilai mencapai Rp200 miliar. Dana tersebut dapat diakses oleh para distributor dalam jaringan PT ECS Indo Jaya.
Fasilitas ini dialokasikan untuk menyokong kebutuhan modal kerja, menjaga stabilitas arus kas operasional, sekaligus memperlancar pengiriman produk teknologi ke berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari rencana KB Bank dalam memperluas pembiayaan berbasis ekosistem bisnis terintegrasi.
Sektor ICT dinilai sebagai salah satu industri dengan prospek pertumbuhan yang terus mendaki. Tren positif ini berjalan beriringan dengan percepatan transformasi digital di berbagai sektor usaha nasional.
Transaction Banking Division Head KB Bank, Novita S Djani, mengutarakan bahwa kolaborasi ini merefleksikan komitmen perusahaan dalam menyajikan solusi keuangan yang relevan bagi kebutuhan dunia usaha masa kini. Kebutuhan digitalisasi yang terus menanjak membuka peluang ekspansi yang besar bagi industri ICT.
"Melalui fasilitas Distributor Financing, KB Bank berharap dapat membantu distributor memperkuat kapasitas bisnis sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok dalam ekosistem PT ECS Indo Jaya." kata Novita S Djani.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT ECS Indo Jaya Antonius memberikan pandangan bahwa sokongan finansial dari KB Bank memberikan fleksibilitas yang lebih baik bagi para distributor untuk membesarkan usaha mereka. Optimalisasi akses modal kerja ini diharapkan mampu mempercepat penetrasi produk teknologi ke pasar.
"Akses pembiayaan modal kerja yang lebih optimal diharapkan mampu mempercepat distribusi produk teknologi ke pasar sekaligus mendukung ekspansi bisnis para mitra secara berkelanjutan." ujar Antonius.
PT ECS Indo Jaya merupakan bagian dari VSTECS Group, penyedia layanan dan produk ICT di kawasan Asia Pasifik yang menginduk pada VSTECS Holdings Limited di Bursa Efek Hong Kong. Di pasar domestik, perusahaan ini mengoperasikan tiga pilar bisnis utama, yaitu distribusi, sistem ekosistem enterprise, dan layanan IT.
Saat ini, jangkauan operasional ECS Indo Jaya ditopang oleh enam kantor cabang, enam gudang, serta lebih dari 5.400 mitra aktif. Jaringan pelayanan perusahaan telah menjangkau lebih dari 225 kota di Indonesia melalui kemitraan dengan berbagai prinsipal teknologi global.
Guna mengakomodasi aktivitas transaksi yang terus berkembang, KB Bank juga menyediakan beragam layanan wholesale banking yang menyasar korporasi skala menengah hingga besar. Layanan penunjang tersebut meliputi cash management, trade finance, layanan custody, hingga pembiayaan terstruktur.
Seluruh ekosistem transaksi tersebut diintegrasikan melalui KBstarbiz, sebuah platform digital perbankan bisnis milik KB Bank. Platform ini dirancang untuk memudahkan nasabah mengelola likuiditas secara aman, efisien, dan terpadu.