KB Bank Waspadai Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Kredit Korporasi

KB Bank Waspadai Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Kredit Korporasi

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) mengantisipasi efek lonjakan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen terhadap laju pertumbuhan kredit, khususnya pada segmen korporasi dan wholesale. Antisipasi ini dipicu oleh potensi perubahan minat ekspansi para debitur besar dalam mengakses pembiayaan jangka panjang.

Sektor wholesale dinilai menjadi area yang paling sensitif terhadap kebijakan ini karena mayoritas penentuan bunga kreditnya mengacu pada Compounded IndONIA. Dilansir dari Keuangan, realisasi penyaluran kredit bank ini sampai kuartal I-2026 tercatat mencapai Rp 43,19 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 2,61 persen secara tahunan.

Presiden Direktur KB Bank Kunardy Darma Lie menjelaskan bahwa pergerakan suku bunga tersebut memicu kenaikan beban dana bagi para pemohon modal. Kondisi ini kemudian berimbas pada pengetatan rencana pembiayaan yang bersifat jangka panjang.

"Kenaikan suku bunga berpotensi meningkatkan biaya pendanaan debitur sehingga dapat memengaruhi appetite ekspansi, terutama untuk kebutuhan pembiayaan jangka panjang," ujar Kunardy Darma Lie, Presiden Direktur KB Bank.

Keterbatasan pertumbuhan kredit sepanjang tiga bulan pertama tahun ini juga dipengaruhi oleh langkah internal perusahaan dalam memitigasi risiko pasar. Langkah tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem kendali internal serta penerapan skema floating rate secara selektif untuk menjaga kualitas aset.

"Penyaluran kredit masih tumbuh terbatas sejalan dengan upaya menjaga kualitas aset di tengah dinamika pasar," kata Kunardy Darma Lie, Presiden Direktur KB Bank.

Manajemen kini menyiapkan strategi penyesuaian suku bunga simpanan dan pinjaman secara bertahap memasuki kuartal II-2026. Suku bunga deposito diperkirakan bergerak lebih cepat mengikuti cost of fund, sementara bunga kredit disesuaikan secara hati-hati dengan mempertimbangkan daya saing pasar serta profil risiko setiap debitur.

"Secara umum, ruang penyesuaian suku bunga berada pada kisaran 10 sampai 15 basis poin," jelas Kunardy Darma Lie, Presiden Direktur KB Bank.

Meskipun menghadapi tekanan suku bunga, bank tetap memasang target pertumbuhan kredit pada kisaran 10 persen hingga 11 persen hingga akhir tahun. Upaya pencapaian target tersebut bertumpu pada pengembangan ekosistem wholesale banking dan peningkatan porsi dana murah atau current account saving account (CASA).

"Manajemen tetap optimistis target pertumbuhan kredit tahun ini dapat tercapai seiring pipeline bisnis yang terus berkembang dan fokus KB Bank pada pertumbuhan berkualitas," tandas Kunardy Darma Lie, Presiden Direktur KB Bank.

Artikel terkait

Rekomendasi