Petugas Damkar Jinakkan Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng

Petugas Damkar Jinakkan Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng

Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan bara api di dalam gudang plastik yang terbakar di Jalan Peternakan Raya, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga Selasa (19/5/2026) siang. Peristiwa kebakaran ini dilaporkan telah berlangsung selama lebih dari 20 jam sejak Senin (18/5/2026) sore.

Asap hitam tebal dilansir dari Megapolitan masih terus membumbung tinggi dari reruntuhan bangunan akibat material plastik di dalam gudang yang masih menyala. Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran beserta armada Bronto Skylift tetap disiagakan di lokasi untuk menyemprotkan air ke titik-titik sisa material yang terbakar.

Hingga kini, proses penanganan total melibatkan 27 armada dan 135 personel pemadam kebakaran, meski sebagian pasukan bantuan dari wilayah lain seperti Jakarta Pusat sudah mulai ditarik kembali. Insiden ini juga mengakibatkan dua petugas pemadam mengalami luka mata akibat semprotan nozzle dan dirujuk ke RSCM, sementara seorang relawan Redkar mengalami sesak napas dan dirawat di RS Sumber Waras.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi bahwa tumpukan material plastik yang tebal menjadi kendala utama dalam proses pemadaman di lapangan.

"Tumpukan barangnya banyak jadi kita masih proses ini. Karena kan apinya ini, barangnya plastik, kalau kita semprotin juga enggak nembus sampai ke bawah gitu," ujar Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat.

Pihak damkar saat ini tengah melakukan koordinasi dengan pemilik gudang untuk mengerahkan alat berat berupa ekskavator demi mengurai tumpukan barang.

"Jadi kita lagi koordinasi sama pemilik gedung biar disiapin beko (ekskavator), jadi entar diurai baru disemprotin gitu. Pakai beko dulu diurai baru kita semprotin. Kalau enggak begitu nanti berlarut terus, besok panggil kita," ungkap Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat.

Meskipun proses pemadaman total masih berlangsung, Syaiful menyatakan bahwa pergerakan titik api sudah berhasil dikendalikan sepenuhnya oleh petugas sejak tengah malam.

"Lokalisir itu sudah enggak bergerak, itu sekitar jam 12 malam kita sudah lokalisir gitu, apinya sudah enggak ke mana-mana lagi. Kalau api sih sampai jam 02.00 WIB tadi api juga masih merah, tapi enggak ke mana-mana, sudah di situ aja tuh," jelas Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat.

Untuk mengatasi karakteristik material plastik yang mudah terbakar, petugas di lapangan mengoperasikan sedikitnya 15 nozzle dengan campuran air dan cairan busa.

"Kalau sekarang sudah ada yang pulang juga karena ada sebagian mobil yang dari wilayah Jakarta Pusat sama," kata Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat.

Penyebab pasti dari kebakaran yang menghanguskan seluruh struktur atap dan tembok gudang plastik tersebut sampai saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Artikel terkait

Rekomendasi