Empat bangunan di kompleks Pergudangan Miami, Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, hangus terbakar akibat dugaan korsleting listrik pada Selasa (12/5/2026). Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat masih melakukan proses pendinginan setelah api berkobar sejak Senin malam pukul 19.40 WIB.
Luas area yang terdampak mencapai kurang lebih 1.000 meter persegi dengan total pengerahan 25 unit mobil pemadam dan 125 personel gabungan dari wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Dilansir dari Megapolitan, penanganan bara api yang tertimbun material bangunan masih berlangsung hingga Selasa pagi guna mencegah api menyala kembali.
Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi menjelaskan bahwa api sebenarnya sudah berhasil dipadamkan sejak dini hari. Namun, timbunan material yang ambruk membuat petugas harus bekerja ekstra dalam mengurai titik panas di lokasi kejadian.
"Saat ini masih dalam proses pendinginan. Kurang lebih sejak sekitar pukul 01.00 WIB api sudah padam dan lanjut pendinginan. Iya masih banyak bara tertimbun," ujar Syaiful Kahfi, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.
Syaiful menambahkan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi, titik awal api diduga berasal dari gudang penyimpanan freon saat para pekerja sedang melaksanakan lembur. Suara ledakan keras sempat terdengar beberapa kali sebelum kepulan asap tebal memenuhi area pergudangan tersebut.
"Menurut kesaksian saksi, ketika sedang lembur pada pukul 20.00 WIB, terdengar suara ledakan dari gudang freon. Suara ledakan tersebut terdengar hingga lima kali," ungkap Syaiful Kahfi, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.
Pekerja yang berada di lokasi segera berusaha mencari sumber suara, namun api dengan cepat meluas dan melahap bangunan di sekitarnya. Hal ini membuat upaya pemadaman mandiri sulit dilakukan hingga akhirnya melapor ke petugas pemadam kebakaran.
"Selanjutnya, saksi melihat ada asap dari gudang freon. Lokasinya terpantau dari samping gudang freon, tepatnya di dekat WC. Ketika saksi keluar dari gudang, ia melihat api sudah membesar," ucap Syaiful Kahfi, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.
Penyelidikan awal menunjukkan adanya kegagalan sistem kelistrikan pada salah satu perangkat operasional di dalam gudang freon sebagai pemicu utama musibah ini.
"Dugaan penyebab sementara adalah akibat korsleting listrik pada mesin produksi di gudang freon," tutup Syaiful Kahfi, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.
Seorang warga setempat, Rudi, memberikan kesaksian bahwa aktivitas warga sempat terganggu saat melihat kobaran api yang mulai membesar pada Senin malam. Asap hitam pekat dilaporkan membubung tinggi disertai suara letupan kecil dari dalam bangunan yang terbakar.
"Awalnya warga lagi aktivitas biasa, terus ngeliat ada asap dan keliatan api, akhirnya pada ke sini," ucap Rudi, warga sekitar.