Kebakaran Hanguskan Lima Kontrakan di Jatinegara Jakarta Timur

Kebakaran Hanguskan Lima Kontrakan di Jatinegara Jakarta Timur

Lima bangunan kontrakan yang berfungsi sebagai rumah tinggal dan tempat usaha di Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, hangus terbakar pada Rabu (20/5/2026) sore. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, seperti dilansir dari Megapolitan.

Luas area yang terdampak amukan si jago merah diperkirakan mencapai 400 meter persegi. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta 50 personel diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api yang sempat berkobar besar.

Petugas di lapangan sempat menghadapi situasi berbahaya karena struktur bangunan kayu yang runtuh serta terdengarnya beberapa kali suara ledakan dari lokasi. Kendati demikian, proses pemadaman dapat diselesaikan dalam waktu satu jam berkat kemudahan akses air di sekitar tempat kejadian.

Pihak berwenang segera melakukan pendataan terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal pascapadamnya api. Penanganan dampak kebakaran ini berfokus pada pemulihan kondisi para keluarga yang mengungsi.

"Korban jiwa nihil, untuk korban yang terdampak itu ada sekitar 5 KK (kepala keluarga) ya, jiwanya ada 28 jiwa," ucap perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Edi Purwoko saat ditemui di lokasi, Rabu.

Edi merinci jenis bangunan yang terdampak musibah tersebut. Selain rumah petak yang dijadikan hunian, api juga melahap tempat pencarian nafkah warga.

"Yang terbakar kurang lebih 400 meter, lima rumah petak. Untuk yang terbakar ini ada percetakan sama bengkel dan rumah tinggal," ungkap Edi.

Ia juga menjelaskan mengenai jalannya operasi pemadaman oleh personel Gulkarmat. Ketersediaan sumber air yang dekat menjadi faktor pendukung utama kelancaran tugas tim pemadam.

"Kita dekat dengan sumber air. jadi kebetulan di belakang kita tuh ada kali ya, Jadi kita bisa gunakan untuk pemadaman. Jadi kita pemadaman, satu jam kemudian kita selesai," jelasnya.

Berdasarkan kesaksian warga di lokasi kejadian, kobaran api muncul secara mendadak dari salah satu unit bangunan. Warga sekitar sempat berupaya memberikan bantuan awal dengan bergotong-royong membantu petugas menyisir area kebakaran menggunakan tangga dan selang.

"Jadi saya awalnya ngajak teman ke bengkel. Pas saya sampai sini, baru datang, tiba-tiba dari sebelah percetakan ada yang teriak, 'Bang, kebakaran, kebakaran!'" jelas Daniel saat ditemui di lokasi, Rabu.

Daniel menambahkan bahwa insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh masalah kelistrikan. Korsleting listrik yang terjadi membuat api langsung membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya dengan sangat cepat.

Artikel terkait

Rekomendasi