Kebakaran Rumah di Sunter Agung Tewaskan Satu Keluarga

Kebakaran Rumah di Sunter Agung Tewaskan Satu Keluarga

Insiden kebakaran besar melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Agung Perkasa 4, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (13/5/2026) dini hari. Peristiwa tragis ini mengakibatkan empat orang penghuni yang merupakan satu keluarga tewas akibat terjebak di dalam bangunan.

Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, kobaran api mulai terlihat oleh warga sekitar pukul 04.00 WIB melalui kepulan asap hitam pekat dari lantai dua. Upaya pemadaman mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan oleh petugas keamanan setempat, namun api cepat membesar sebelum berhasil dikendalikan.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara segera menerjunkan sembilan unit mobil pemadam beserta 45 personel ke lokasi kejadian. Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa laporan diterima pihak pemadam pada pukul 05.10 WIB.

"Waktu terima berita 05.10 WIB. Pengerahan sembilan unit dan 45 personel," tutur Gatot.

Tim pemadam mulai bekerja pada pukul 05.17 WIB dan berhasil melokalisir api dalam waktu singkat sebelum proses pendinginan tuntas pukul 06.20 WIB. Dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut berasal dari gangguan pada instalasi listrik bangunan.

"Kebakaran diduga dipicu korsleting," kata Gatot.

Setelah api padam, petugas menemukan jasad empat korban yang terdiri dari kakek, nenek, serta pasangan suami istri. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menyatakan bahwa posisi jenazah tersebar di area lantai bawah dan lantai atas rumah tersebut.

“Tadi menurut keterangan dari Damkar yang menemukan korban, dua di lantai satu, dua di lantai dua,” ujar Erick Frendriz.

Penyelidikan mendalam masih dilakukan kepolisian untuk menentukan penyebab pasti kebakaran melalui olah tempat kejadian perkara (TKP). Kerugian materiil dari musibah ini diperkirakan mencapai Rp 855 juta dengan luas bangunan terdampak sekitar 168 meter persegi.

"Kalau penyebab, kita tentunya belum bisa memastikan sebabnya karena ini harus olah TKP oleh Labfor," tutup Erick.

Meski memakan korban jiwa, dua asisten rumah tangga berinisial L (22) dan E (27) dilaporkan selamat dari maut. Selain itu, seorang anak dari keluarga tersebut juga terhindar dari tragedi karena sedang berada di luar rumah saat api berkobar.

Artikel terkait

Rekomendasi