Kebakaran Rumah di Sunter Agung Tewaskan Satu Keluarga

Kebakaran Rumah di Sunter Agung Tewaskan Satu Keluarga

Insiden kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Agung Perkasa 4, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (13/5/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ini mengakibatkan empat orang penghuni yang merupakan satu keluarga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, para korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar setelah petugas berhasil memadamkan api. Korban tewas diidentifikasi sebagai B (78), KB (77), PM (55), dan NP (50), yang terdiri dari pasangan kakek-nenek serta ayah-ibu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menjelaskan posisi penemuan jasad para korban saat proses evakuasi dilakukan. Petugas menemukan jenazah tersebut tersebar di dua lantai bangunan rumah yang hangus terbakar.

"Tadi menurut keterangan dari Damkar yang menemukan korban, dua di lantai satu, dua di lantai dua," ujar Erick, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa seluruh korban yang meninggal dunia memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dalam satu garis keturunan keluarga.

"Yang meninggal adalah masih satu keluarga. Kakek, nenek, kemudian ibu, bapaknya yang meninggal," ujar Erick, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.

Selain korban jiwa, terdapat dua asisten rumah tangga berinisial L (22) dan E (27) yang berhasil menyelamatkan diri namun mengalami kondisi syok. Seorang anak dari keluarga tersebut juga selamat karena sedang berada di luar rumah saat api mulai menjalar.

"Pada waktu itu si anak ini sedang keluar rumah, kemudian pas dia kembali menemukan bahwa ada kepulan asap," tambah Erick, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.

Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, menyatakan laporan awal diterima setelah tetangga melihat asap hitam. Upaya pemadaman mandiri oleh pihak keamanan lingkungan menggunakan APAR sempat dilakukan namun tidak membuahkan hasil.

"Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke security. Lalu security mendatangi lokasi untuk penanganan awal menggunakan APAR namun tidak berhasil," jelas Gatot, Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman.

Pihak Gulkarmat segera mengerahkan personel dan armada setelah mendapatkan laporan resmi mengenai adanya kobaran api di pemukiman tersebut.

"Waktu terima berita 05.50 WIB. Pengerahan sembilan unit dan 45 personil," tutur Gatot, Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman.

Luas area rumah yang terbakar mencapai sekitar 168 meter persegi dengan dugaan penyebab utama berasal dari hubungan pendek arus listrik.

"Objek terbakar rumah tinggal dengan luas kurang lebih 168 m persegi," kata Gatot, Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman.

Proses pemadaman secara total dinyatakan selesai pada pukul 06.20 WIB. Kerugian materiil akibat musibah ini ditaksir mencapai angka Rp 855 juta.

Artikel terkait

Rekomendasi