Sebuah mobil Toyota Hiace yang mengangkut enam wisatawan asal Singapura mengalami kecelakaan beruntun setelah diduga mengalami gagal fungsi rem di Jalan Raya Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (9/5) sekitar pukul 11.45 WIB. Kendaraan bernomor polisi BE 7013 AQ tersebut menghantam empat mobil lain saat melaju di jalur menurun dari arah Bromo menuju Surabaya.
Insiden ini mengakibatkan total delapan orang mengalami luka-luka, termasuk seluruh rombongan turis asing dan korban dari kendaraan yang ditabrak. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik Travel, pengereman mobil tersebut diduga mengalami panas berlebih atau overheat sehingga tidak berfungsi saat melewati medan curam.
Saksi mata sekaligus pemandu wisata rombongan tersebut, Yopie, memberikan keterangan mengenai kondisi di dalam kabin saat peristiwa berlangsung. Ia menjelaskan bahwa posisi kemudi saat itu dipegang oleh seorang sopir pengganti.
"Sopir saya ganti mas Agung, 6 penumpang wisatawan asing asal Singapura, dan saya, serta sopir pengganti, semua dirawat di Puskesmas Sukapura," kata Yopie, saksi mata sekaligus pemandu wisata dari rombongan tersebut.
Yopie menambahkan bahwa gangguan pada sistem pengereman sudah mulai dirasakan cukup jauh sebelum titik tabrakan terjadi. Mobil terus melaju kencang di jalanan menurun tanpa bisa dihentikan oleh pengemudi.
"Remnya blong dari sekitar 300 meter, mobil melaju sekitar 75 kilometer per jam dan akhirnya menabrak empat kendaraan," ujar Yopi kepada wartawan.
Data kepolisian menyebutkan kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun ini meliputi Toyota Rush, Renault Koleos, Toyota Hiace lain, dan Toyota Alphard. Laju minibus baru terhenti sepenuhnya setelah menabrak tiang listrik di bahu jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, menyatakan bahwa kecelakaan ini terjadi di dekat lokasi kerumunan warga. Beruntung kendaraan tidak mengarah ke lokasi kegiatan masyarakat tersebut.
"Kurang lebih ada 30 orang di sekitar lokasi hajatan. Alhamdulillah kendaraan tidak sampai menabrak warga," kata Aditya.
Seluruh korban luka saat ini telah dievakuasi ke Puskesmas Sukapura dan RSUD Ar-Rozy Kota Probolinggo untuk penanganan medis. Pihak kepolisian masih melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian guna mengurai kemacetan akibat proses evakuasi bangkai kendaraan.