Ipsos Ungkap Kecepatan Transaksi Jadi Alasan Utama Penggunaan Bank Digital

Ipsos Ungkap Kecepatan Transaksi Jadi Alasan Utama Penggunaan Bank Digital

Lembaga riset Ipsos Indonesia mencatat kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi motivasi utama masyarakat dalam menggunakan layanan bank digital berdasarkan hasil survei daring pada April 2026. Temuan ini dilansir dari Money menunjukkan pergeseran prioritas pengguna yang kini lebih mengutamakan efisiensi dibandingkan sekadar kemudahan pembukaan rekening.

Data survei bertajuk Persepsi dan Kepuasan Pengguna terhadap Layanan Bank Digital di Indonesia 2026 tersebut mengungkapkan 71 persen responden memilih faktor kecepatan sebagai pertimbangan utama. Sementara itu, sebanyak 66 persen pengguna lainnya menitikberatkan pada kelengkapan fitur harian seperti QRIS dan pembayaran tagihan.

Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, menjelaskan bahwa tren ini menggambarkan perilaku konsumen yang semakin selektif dalam menentukan platform keuangan digital mereka. Fokus pengguna kini telah meluas pada aspek praktis yang mendukung aktivitas sehari-hari secara terintegrasi.

"Hasil ini menunjukkan bahwa pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital. Tidak hanya dari sisi layanan keuangan, tetapi juga kemudahan dalam terhubung dengan berbagai kebutuhan bertransaksi sehari-hari menjadi faktor yang diprioritaskan," ujar Hansal Savla, Managing Director Ipsos Indonesia pada Rabu (13/5/2026).

Ipsos mengidentifikasi bahwa aktivitas pengisian saldo dompet digital serta belanja online merupakan transaksi yang paling sering dilakukan. Konektivitas dengan ekosistem e-commerce dinilai menjadi nilai tambah yang krusial bagi keberlangsungan layanan perbankan digital di masa depan.

"Integrasi dengan ekosistem digital menjadi salah satu faktor yang semakin relevan. Pengguna cenderung memilih layanan yang dapat mendukung berbagai aktivitas mereka secara praktis dan terhubung dengan mulus dalam satu platform," katanya Hansal Savla, Managing Director Ipsos Indonesia.

Dalam survei tersebut, SeaBank mendominasi sejumlah kategori utama kenyamanan transaksi harian dengan perolehan 52 persen, mengungguli Bank Jago dan Neobank. SeaBank juga tercatat memimpin dalam integrasi ekosistem digital serta penggunaan untuk pengisian saldo e-wallet dan belanja online.

Peringkat Dukungan Transaksi Harian Bank Digital 2026
Nama BankKenyamanan TransaksiIntegrasi EkosistemTop-up E-walletBelanja Online
SeaBank52%50%77%69%
Bank Jago50%46%70%58%
Neobank49%36%65%41%
Allo Bank40%26%57%50%
Superbank39%43%66%47%

Data Bank Indonesia turut memperkuat temuan ini dengan catatan volume transaksi pembayaran digital mencapai 14,28 miliar pada triwulan I 2026. Pertumbuhan layanan QRIS secara tahunan melonjak drastis sebesar 116,45 persen seiring tingginya permintaan terhadap layanan pembayaran yang efisien.

Artikel terkait

Rekomendasi