Kemenkeu Bantah Menkeu Purbaya Usir Investor Asing

Kemenkeu Bantah Menkeu Purbaya Usir Investor Asing

Kementerian Keuangan membantah informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempersilakan investor asing mencari negara lain jika tidak cocok dengan kebijakan Indonesia pada Senin (18/5/2026).

Klarifikasi resmi tersebut dikeluarkan menyusul peredaran kabar yang mengaitkan pernyataan Menkeu dengan respons terhadap surat terbuka dari Kamar Dagang China di Indonesia (CCCI) kepada Presiden RI, seperti dilansir dari Money.

Melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), penegasan mengenai status informasi palsu tersebut disampaikan kepada publik secara tertulis.

"Berita yang beredar mengenai pernyataan Menkeu Purbaya yang mempersilakan investor asing mencari negara lain jika tidak cocok dengan kebijakan Indonesia sebagai respons terhadap surat terbuka Kamar Dagang China di Indonesia (CCCI) kepada Presiden RI mengenai berbagai hambatan investasi di Indonesia, merupakan berita hoaks," demikian keterangan resmi Kemenkeu, dikutip Senin (18/5/2026).

Pihak kementerian juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam menyaring informasi yang mencatut nama Menteri Keuangan.

"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menkeu Purbaya," tulis Kemenkeu.

Sebelumnya, CCCI mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait keluhan iklim investasi, termasuk kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang mewajibkan penempatan dana 50 persen di bank nasional minimal satu tahun.

Selain masalah likuiditas akibat DHE SDA, para pengusaha China memprotes rencana kenaikan tarif royalti mineral dan batu bara serta kebijakan bea keluar yang dinilai meningkatkan biaya produksi hilirisasi nikel.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa hubungan investasi antara kedua negara sebenarnya berlangsung secara timbal balik.

"Saya sudah komplain ke mereka, banyak pengusaha China di sini yang juga melakukan bisnis nggak legal. Saya minta dia perbaiki waktu itu, dia janji akan memperingati mereka. Jadi itu dua arah sebetulnya, tidak ada masalah," ujar Purbaya.

Artikel terkait

Rekomendasi