Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menyelenggarakan lelang Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN pada Selasa, 2 Juni 2026, menggunakan sistem pelelangan Bank Indonesia selaku Agen Lelang.
Proses penawaran dalam lelang ini dilakukan secara terbuka menggunakan metode harga beragam, dengan akses pembelian yang terbuka bagi investor individu maupun institusi melalui Dealer Utama resmi. Dilansir dari Investasi, total penawaran yang masuk diproyeksikan berada pada angka yang cukup signifikan.
"BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan bahwa total penawaran yang masuk dalam lelang mendatang dapat mencapai Rp 20 triliun – Rp 30 triliun, dengan rasio penawaran terhadap permintaan yang diharapkan sebesar 1,67x–2,50x," ujar BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya pada Selasa (2/6/2026).
Penyampaian penawaran oleh Dealer Utama, Bank Indonesia, dan Lembaga Penjamin Simpanan dilaksanakan berlandaskan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.08/2020. Penentuan harga bagi pemenang kompetitif didasarkan pada yield yang mereka ajukan, sedangkan pemenang non-kompetitif membayar berdasarkan yield rata-rata tertimbang penawaran kompetitif.
Pemerintah menetapkan pembukaan lelang pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, dengan hak penuh untuk menyesuaikan volume penjualan dari target indikatif. Pengumuman hasil lelang diterbitkan pada hari yang sama, sedangkan proses setelmen dijadwalkan berlangsung pada 4 Juni 2026.
Penerbitan instrumen ini menggunakan dua jenis akad syariah yang berbeda sesuai dengan peruntukan seri SBSN yang dilepas ke pasar. Seri SPN-S diterbitkan dengan akad Ijarah Sale and Lease Back berbasis fatwa DSN-MUI nomor 72/DSN-MUI/VI/2008 menggunakan underlying asset berupa Barang Milik Negara yang disetujui DPR R.I.
Sementara itu, seri PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased berdasarkan fatwa DSN-MUI nomor 76/DSN-MUI/VI/2010. Underlying asset untuk seri PBS bersumber dari proyek atau kegiatan APBN tahun anggaran 2026 sesuai UU Nomor 17 Tahun 2025, yang sebagian di antaranya berupa green project.