Kementerian Koperasi menjalin kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memperkuat operasional Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Jakarta pada Senin (11/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan mengoptimalkan fungsi koperasi sebagai pusat layanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Sinergi ini melibatkan Kemendukbangga/BKKBN, Kementerian PPPA, Badan Standardisasi Nasional, BPJS Ketenagakerjaan, Pusat Investasi Pemerintah, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dilansir dari Ekonomi, kerja sama tersebut diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dan Perjanjian Kerja Sama.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa pemberdayaan produk lokal menjadi salah satu fokus utama dalam kemitraan dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).
"Misalnya dengan KPPPA, terhadap kegiatan kaum perempuan di desa dan kelurahan ada banyak sekali produk-produk yang bisa dikembangkan dikurasi oleh Kementerian Koperasi dan kemudian bisa dijual di gerai-gerai di Kopdes Merah Putih," ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.
Selain sektor produk kreatif, kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan jaminan perlindungan bagi para pengelola dan pekerja yang terlibat dalam ekosistem koperasi desa tersebut.
"Para pekerja yang terlibat langsung atau tidak langsung di Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih juga bisa mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan," tambah Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyatakan kesiapannya untuk melindungi anggota koperasi yang memiliki potensi jumlah cukup besar di berbagai wilayah.
"Koperasi merah putih ini kan direncanakan sekitar 81.000, sudah mulai masuk 844-an sekian. Plus nanti kalau yang sudah diresmikan 1.000 itu juga akan jadi potensi menjadi anggota kami dan kita lindungi," tutur Saiful Hidayat, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.
Pemberian jaminan sosial ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik dan memberikan kepastian hukum bagi keberlangsungan bisnis koperasi di tingkat akar rumput.
"Saiful berharap pemberian pelindungan pekerja ini akan menjadi legitimasi bisnis untuk koperasi." tutur Saiful Hidayat, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.
Koperasi Merah Putih juga akan berperan sebagai penyedia layanan kesehatan kependudukan bersama BKKBN dan mendapatkan dukungan pembiayaan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Sebanyak 1.000 unit Koperasi Desa Merah Putih dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).