Tinggi muka air di pintu air Pos Hulu Angke terpantau mengalami penurunan signifikan pada Selasa (5/5/2026) pagi setelah sempat menyentuh level tertinggi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, status wilayah tersebut kini turun menjadi Siaga 2.
Dilansir dari Megapolitan, posisi air berada pada ketinggian 269 cm pada pukul 10.20 WIB. Angka ini menunjukkan penurunan bertahap dari pantauan pukul 06.00 WIB pagi yang sempat mencapai ketinggian 315 cm dengan status Siaga 1.
Data dari BPBD menunjukkan bahwa tren penurunan ini dipicu oleh kondisi cuaca yang membaik. Penurunan status ke Siaga 3 diprediksi akan terjadi apabila tinggi muka air menyentuh angka 249 cm.
Komandan Peleton BPBD DKI Jakarta Korwil Jakarta Barat, Maulana Syahroni, memberikan konfirmasi mengenai perubahan status terkini di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat ini tidak ada lagi pintu air yang berada pada level tertinggi.
"Saat ini sudah tidak ada yang Siaga 1, Angke Hulu saat ini sudah Siaga 2," kata Maulana Syahroni.
Kondisi langit yang cerah di sekitar area aliran sungai menjadi faktor utama berkurangnya volume air secara perlahan. Maulana optimis status akan terus membaik jika hujan tidak kembali mengguyur wilayah hulu seperti Bogor dan Tangerang.
"Insyaallah turun (Siaga 3), mudah-mudahan wilayah Tangerang juga cuacanya bagus," ucap Maulana Syahroni.
Hingga saat ini, Pos Hulu Angke menjadi satu-satunya lokasi pemantauan yang masih bertahan di level Siaga. Sebaliknya, pintu air lain seperti Pos Karet dan Sunter Hulu telah dinyatakan kembali ke status normal sejak pukul 10.00 WIB.
Meskipun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat data Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menunjukkan hujan mulai turun di kawasan pintu air Karet pada pukul 10.20 WIB. Saat ini ketinggian air di Pos Karet berada di angka 440 cm dan Pos Sunter Hulu di posisi 140 cm.