Kimia Farma Cetak Laba Bersih Rp 123 Miliar Kuartal I-2026

Kimia Farma Cetak Laba Bersih Rp 123 Miliar Kuartal I-2026

PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mencatatkan pembalikan performa keuangan dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 123,63 miliar pada kuartal I-2026. Capaian positif BUMN farmasi ini membalikkan kondisi rugi bersih sepanjang tahun 2025 yang mencapai Rp 443,35 miliar.

Perbaikan kinerja perseroan pada awal tahun ini ditopang oleh perolehan pendapatan bersih yang menyentuh angka Rp 2,03 triliun. Laporan keuangan teranyar emiten berkode saham KAEF tersebut turut dikonfirmasi dalam agenda Public Expose di kantor Bio Farma Group, Jakarta, Rabu (3/6/2026), dilansir dari Detik Finance.

"Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 2,03 triliun dengan EBITDA mencapai Rp 154 miliar dan laba bersih sebesar Rp 124 miliar," ujar Direktur Utama Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam.

Pihak manajemen juga menerapkan kebijakan efisiensi untuk menekan beban usaha dan beban pokok penjualan (COGS). Sepanjang kuartal pertama tahun ini, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp 270 miliar sedangkan COGS ditekan ke angka Rp 1,2 triliun.

"Mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjalankan disiplin biaya dan meningkatkan produktivitas di seluruh lini usaha," jelas Djagad Prakasa Dwialam.

Langkah efisiensi internal ini melanjutkan program pembenahan portofolio produk yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Kimia Farma tercatat telah mengeliminasi sebanyak 181 produk sepanjang tahun 2025.

"Kimia Farma melakukan rasionalisasi atau penghapusan produk yang tidak kita teruskan produksinya sebesar 181 produk, sehingga jumlah produk eksisting pada tahun 2025 turun dari 675 menjadi 494," pungkas Djagad Prakasa Dwialam.

Artikel terkait

Rekomendasi