Emiten Tambang Emas dan Batubara Catat Kenaikan Kinerja Mei 2026

Emiten Tambang Emas dan Batubara Catat Kenaikan Kinerja Mei 2026

Sejumlah emiten pertambangan di Indonesia membukukan pertumbuhan kinerja yang signifikan pada kuartal I/2026 menyusul kenaikan harga komoditas global. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) mencatatkan hasil positif akibat lonjakan harga emas hingga awal Mei 2026.

Kinerja mentereng ini didorong oleh fenomena lonjakan harga emas yang menguntungkan perusahaan tambang logam mulia. Bisnis.com melaporkan bahwa Bumi Resources Minerals mencatatkan pertumbuhan keuangan yang sangat menonjol selama periode tiga bulan pertama tahun ini.

Selain sektor logam mulia, penguatan juga terjadi pada sektor energi fosil. Berdasarkan data Refinitiv pada pekan ini, harga batubara ditutup pada level US$ 139,7 per ton pada perdagangan Selasa (5/5/2026), atau mengalami penguatan sebesar 0,36 persen.

Kondisi pasar ini menjadi katalis positif bagi deretan produsen besar seperti PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Kenaikan harga tersebut sejalan dengan penetapan Harga Batubara Acuan (HBA) dalam negeri untuk periode pertama Mei 2026 yang juga mengalami kenaikan oleh pemerintah.

Laporan dari insight.kontan.co.id menyebutkan bahwa bertahannya harga batubara di level tinggi membuka peluang bagi para pemain raksasa untuk mendulang keuntungan lebih besar. Prospek saham dan kinerja emiten tambang ini diprediksi tetap cerah sepanjang sisa tahun 2026 selama harga komoditas tetap stabil di level tinggi.

Artikel terkait

Rekomendasi