Kinerja Rata-Rata Return Unitlink Saham Merosot 8,76 Persen

Kinerja Rata-Rata Return Unitlink Saham Merosot 8,76 Persen

Kinerja rata-rata hasil investasi atau return unitlink berbasis saham mengalami kontraksi paling dalam sebesar 8,76 persen secara year to date hingga Mei 2026. Penurunan tajam ini dipicu oleh pelemahan yang terjadi pada pasar modal Indonesia, seperti dilansir dari Investasi berdasarkan data Infovesta pada Minggu (7/6/2026).

Kemerosotan ini tercatat makin memburuk jika dibandingkan dengan posisi per April 2026 yang terkontraksi sebesar 4,75 persen. Di sisi lain, penurunan kinerja juga melanda unitlink berbasis campuran yang merosot 6,17 persen dan unitlink pendapatan tetap yang turun 0,88 persen.

Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan bahwa tekanan terhadap produk asuransi berbalut investasi ini disebabkan oleh sejumlah katalis negatif. Faktor penekan tersebut meliputi volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pelemahan kurs Rupiah, rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI), serta perubahan kebijakan pemerintah.

"Dengan kinerja pasar saham, seperti IHSG yang masih melemah, sulit bagi unitlink saham terutama yang investasinya di Indonesia untuk menjadi positif. Kecuali, bagi unitlink US$ yang investasinya ke luar negeri, beberapa masih positif signifikan," ungkap Wawan Hendrayana, Head of Research Infovesta Utama.

Berbeda dengan jenis lainnya, unitlink berbasis pasar uang menjadi satu-satunya instrumen yang berhasil mencetak return positif sebesar 1,31 persen per Mei 2026. Menurut penegasan pihak Infovesta, tren pertumbuhan ini didorong oleh kebijakan bank sentral terkait suku bunga acuan.

"Pasar uang justru diuntungkan oleh kenaikan suku bunga," kata Wawan Hendrayana, Head of Research Infovesta Utama.

Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate menjadi 5,25 persen menjadi faktor utama yang menguntungkan portofolio pasar uang. Produk unitlink jenis pasar uang ini diproyeksikan masih memiliki peluang besar untuk terus mempertahankan kinerja positif ke depannya.

Artikel terkait

Rekomendasi