Komisi XI DPR RI Apresiasi Kinerja Bank Indonesia Sepanjang 2025

Komisi XI DPR RI Apresiasi Kinerja Bank Indonesia Sepanjang 2025

Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian kinerja Bank Indonesia dalam mempertahankan stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global sepanjang tahun 2025. Penilaian positif tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Bank Indonesia yang digelar di Gedung Parlemen pada Senin (18/5/2026).

Realisasi Indikator Kinerja Utama Bank Indonesia dilaporkan menyentuh angka 109,31%, yang berarti melampaui target yang ditetapkan sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam periode lima tahun terakhir, sebagaimana dilansir dari Nasional.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menjelaskan bahwa gejolak ekonomi dunia sepanjang tahun lalu dipenuhi oleh berbagai tantangan berat, mulai dari perlambatan pertumbuhan global, fragmentasi yang kian meningkat, hingga ketegangan geopolitik internasional.

“Bank Indonesia menunjukkan kinerja yang positif, tercermin dari capaian indikator kinerja utama yang mencapai 109,31%, dan seluruh indikator berada di atas target,” kata Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI.

Pencapaian kinerja tersebut termuat dalam laporan tahunan 2025 yang diserahkan oleh pihak Bank Indonesia kepada Komisi XI DPR RI. Misbakhun menambahkan bahwa parameter ekonomi domestik saat ini masih berada dalam kondisi yang relatif aman dan terkendali.

“Stabilitas makroekonomi domestik tetap terjaga, dengan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, nilai tukar rupiah yang relatif, ya kita tahu situasinya, serta ketahanan sistem keuangan yang tetap terjaga, kuat, dan stabil,” ujar Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI.

Menurutnya, seluruh instrumen bauran kebijakan moneter, makroprudensial, serta sistem pembayaran milik otoritas moneter tersebut harus senantiasa diarahkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, termasuk melalui langkah digitalisasi dan penguatan inklusi keuangan.

“Komisi XI DPR RI akan terus mencermati efektivitas kebijakan tersebut, termasuk aspek tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas kelembagaan, guna memastikan bahwa pelaksanaan mandat Bank Indonesia senantiasa sejalan dengan kepentingan perekonomian nasional,” kata Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI.

Apresiasi serupa juga datang dari Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKB, Marwan Cik Asan, yang turut memberikan ucapan selamat atas capaian realisasi indikator kinerja yang berhasil melampaui target lima tahunan tersebut dalam forum yang sama.

“Saya ingin mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Bank Indonesia atas capaian hasil 109,31 persen. Capaian tertinggi selama lima tahun terakhir,” ujar Marwan Cik Asan, Anggota Komisi XI DPR RI.

Kendati demikian, Marwan memberikan catatan bahwa efektivitas kinerja moneter ini harus memberikan impak yang nyata bagi sektor riil, khususnya dalam memperkuat pembiayaan inklusif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah sesuai dengan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

“UMKM ini sudah membuktikan kehandalannya di berbagai gelombang ekonomi global dan nasional,” kata Marwan Cik Asan, Anggota Komisi XI DPR RI.

Sektor UMKM dinilai menjadi pilar krusial karena berkontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto nasional dan menyerap sekitar 135 juta pekerja. Marwan juga menyoroti tingginya angka pekerja di sektor informal yang mencapai 59%, sehingga BI diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas untuk membuka lebih banyak lapangan kerja formal.

“Harapan kita tentu dengan UMKM ini naik kelas, lapangan pekerjaan yang informal tadi bertahap bisa menuju lapangan kerja formal. Tentu ini akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kita,” kata Marwan Cik Asan, Anggota Komisi XI DPR RI.

Artikel terkait

Rekomendasi