Tiga Komoditas Utama Sumbang Devisas Ekspor Seribu Triliun Rupiah

Tiga Komoditas Utama Sumbang Devisas Ekspor Seribu Triliun Rupiah

Presiden Prabowo Subianto memaparkan kontribusi besar tiga komoditas unggulan nasional yang menyumbang devisa ekspor lebih dari Rp1.100 triliun atau setara US$65 miliar pada Rabu (20/5/2026). Capaian jumbo dari kelapa sawit, batu bara, dan ferro-alloys tersebut disampaikan dalam pemaparan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.

Dilansir dari Suara, sektor kelapa sawit menempatkan Indonesia sebagai eksportir terbesar di dunia dengan raihan devisa mencapai US$23 miliar atau setara Rp391 triliun sepanjang 2025.

"Indonesia adalah pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Devisa ekspor minyak kelapa sawit mencapai US$ 23 miliar," ujar Prabowo, Rabu (20/5/2026).

Selain kelapa sawit, komoditas batu bara tercatat menjadi penyumbang devisa terbesar di antara ketiga komoditas andalan dengan perolehan US$30 miliar atau sekitar Rp510 triliun selama tahun 2025.

Indonesia juga memimpin pasar global sebagai eksportir terbesar untuk komoditas ferro-alloys atau paduan besi berbasis hilirisasi mineral yang menyetor devisa ekspor hingga US$16 miliar atau berkisar Rp272 triliun.

Tingginya angka pendapatan dari sektor-sektor strategis ini mengindikasikan ketergantungan ekonomi nasional yang masih besar terhadap ekspor komoditas sumber daya alam. Pernyataan tersebut sekaligus mengonfirmasi kebijakan pemerintah yang tetap mengandalkan sektor komoditas untuk memperkuat cadangan devisa dan menopang penerimaan negara di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Artikel terkait

Rekomendasi