Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) mencetak rekor tertinggi baru pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026 pagi, setelah melonjak ke level 7.437,9 poin. Penguatan ini dipicu oleh harapan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran serta berlanjutnya reli pada sektor produsen cip semikonduktor.
Data bursa menunjukkan KOSPI sempat menyentuh level intraday tertinggi sepanjang masa di angka 7.523,84 tak lama setelah pembukaan. Lonjakan ini menyusul performa impresif pada Rabu kemarin, di mana indeks berhasil melampaui ambang batas 7.300 poin untuk pertama kalinya dengan kenaikan harian lebih dari 6 persen.
Sentimen positif pasar global didorong oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump melalui media sosial mengenai deeskalasi konflik di Timur Tengah. Trump mengindikasikan bahwa upaya diplomatik sedang berjalan untuk menyelesaikan krisis di Selat Hormuz.
"Kami telah sepakat bersama bahwa, meskipun Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Proyek Kebebasan akan dihentikan untuk waktu yang singkat guna melihat apakah Perjanjian tersebut dapat diselesaikan dan ditandatangani," tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social.
Merespons situasi tersebut, militer AS telah mulai memandu kapal-kapal komersial keluar dari Selat Hormuz di bawah inisiatif Proyek Kebebasan. Penegasan mengenai keamanan jalur laut tersebut disampaikan oleh otoritas pertahanan Amerika Serikat guna menenangkan pasar energi global.
"Dua kapal komersial AS, bersama dengan kapal perusak Amerika, telah transit dengan aman melalui selat tersebut, menunjukkan bahwa jalur tersebut bersih," kata Sekretaris Pertahanan AS Pete Hegseth.
Laporan CNBC menyebutkan kenaikan saham Samsung Electronics menjadi motor utama penguatan pasar dengan lonjakan lebih dari 14 persen hingga melampaui nilai kapitalisasi pasar 1 triliun dolar AS. Di Seoul, saham raksasa otomotif Hyundai Motor juga melesat 5,45 persen, sementara perusahaan energi Doosan Enerbility melonjak 8,03 persen.
Meskipun indeks utama mencapai rekor, pasar saham Jepang terpantau tutup karena hari libur nasional. Di pasar valuta asing, nilai tukar won Korea diperdagangkan pada level 1.447 terhadap dolar AS, menguat 8,1 won dari sesi sebelumnya seiring dengan melemahnya tekanan harga minyak mentah dunia.