Nilai tukar rupiah terhadap riyal Arab Saudi terpantau bergerak dinamis pada Kamis (7/5/2026) seiring dengan peningkatan kebutuhan mata uang asing oleh jemaah menjelang puncak musim haji 1447 H. Dilansir dari Market, penguatan riyal terjadi karena gelombang kedatangan jemaah haji dari berbagai belahan dunia ke Makkah semakin masif.
Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia per 6 Mei 2026 menunjukkan posisi kurs riyal berada pada level Rp4.638. Sementara itu, Saudi Central Bank menetapkan nilai tukar yang lebih tinggi sebesar Rp4.761,90 per riyal pada Senin (7/5/2026) sebagai acuan transaksi di Tanah Suci.
Hingga Rabu (6/5/2026), tercatat sebanyak 103.690 jemaah haji asal Indonesia telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari total tersebut, sebanyak 100.125 orang telah mendarat di Madinah dan 42.340 jemaah di antaranya sudah memasuki kota Makkah untuk persiapan ibadah.
Sejumlah perbankan nasional di Indonesia juga telah memperbarui nilai tukar riyal untuk melayani kebutuhan penukaran uang tunai bagi jemaah. Berikut adalah rincian kurs jual dan beli riyal pada beberapa bank besar di Indonesia per 7 Mei 2026:
| Nama Bank | Jenis Kurs | Harga Beli (Rp) | Harga Jual (Rp) |
|---|---|---|---|
| BCA | e-rate | 4.625 | 4.632 |
| BCA | TT Counter | 4.576 | 4.686 |
| BCA | Bank Notes | 4.541 | 4.696 |
| Bank Mandiri | Special Rate | 4.612 | 4.630 |
| Bank Mandiri | TT Counter | 4.416 | 4.820 |
| Bank Mandiri | Bank Notes | 4.416 | 4.820 |
| BRI | e-rate | 4.614 | 4.651 |
| BRI | TT Counter | 4.601 | 4.628 |
| BNI | Special Rates | 4.625 | 4.637 |
| BNI | TT Counter | 4.447 | 4.797 |
| BNI | Bank Notes | 4.412 | 4.832 |
Bank Central Asia (BCA) menerapkan selisih harga yang cukup ketat pada layanan e-rate, sementara Bank Negara Indonesia (BNI) mematok harga jual bank notes tertinggi mencapai Rp4.832. Fluktuasi ini diperkirakan terus berlanjut seiring bertambahnya volume transaksi di pusat perbelanjaan dan layanan jasa di sekitar Masjidil Haram.