Kurs Rupiah Menguat 0,35 Persen ke Rp 17.818 per Dolar AS 1 Juni 2026

Kurs Rupiah Menguat 0,35 Persen ke Rp 17.818 per Dolar AS 1 Juni 2026

Nilai tukar rupiah di pasar spot menunjukkan performa kuat pada perdagangan tengah hari. Dikutip dari Investasi, mata uang garuda merangkak naik pada Senin (1/6/2026) siang.

Rupiah kini berada pada posisi Rp 17.818 per dolar Amerika Serikat (AS). Pencapaian ini menandai peningkatan sebesar 0,35% jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada Jumat (29/5/2026) yang tertahan di level Rp 17.881 per dolar AS.Lonjakan tersebut menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan performa penguatan tertinggi di kawasan Asia. Kondisi ini berbanding terbalik dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia lainnya yang justru melemah terhadap the greenback.

Hingga pukul 12.01 WIB, rupee India menguntit di posisi kedua tepat di bawah rupiah. Mata uang India tersebut terpantau menguat sebesar 0,18%.

Sebaliknya, won Korea Selatan menjadi mata uang yang mengalami tekanan paling dalam setelah anjlok hingga 0,62%. Pelemahan ini kemudian diikuti oleh peso Filipina yang mengalami penurunan sebesar 0,23%.

Di Asia Tenggara, baht Thailand terdepresiasi sebesar 0,21%, disusul oleh ringgit Malaysia yang melemah tipis sebesar 0,01%. Sementara itu, dolar Singapura mengalami koreksi sebesar 0,07%.

Mata uang utama lainnya juga tidak luput dari pelemahan. Yen Jepang turun sebesar 0,12%, dolar Taiwan merosot 0,05%, dan yuan China terdepresiasi sebesar 0,03%. Terakhir, dolar Hong Kong mencatatkan pelemahan paling tipis yaitu sebesar 0,006% pada perdagangan tengah hari ini.

Artikel terkait

Rekomendasi