Kurs Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS 25 Mei 2026

Kurs Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS 25 Mei 2026

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan awal pekan dengan catatan positif. Mata uang Garuda berhasil membalikkan arah ke zona hijau pada pembukaan pasar spot, seperti dikutip dari Suara pada Senin (25/5/2026).

Melansir data dari Bloomberg pada Senin pagi, kurs rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp17.700 per dolar AS. Posisi ini mencerminkan apresiasi sebesar 17 poin atau naik sekitar 0,10% jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada akhir pekan lalu, Jumat, yang tertahan di level Rp17.716 per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan terbatas yang dialami rupiah pagi ini utamanya disokong oleh munculnya harapan baru terkait pemulihan stabilitas geopolitik di kawasan Timur Tengah. Sentimen tersebut secara langsung memicu koreksi pada harga minyak mentah dunia.

"Langkah maju ini merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan bahwa proses perundingan dan diplomasi dengan pihak Iran telah berjalan secara 'konstruktif'," jelas Lukman.

Meskipun ruang penguatan mulai terbuka, Lukman memberikan catatan bahwa apresiasi mata uang domestik berpotensi berjalan dalam rentang yang terbatas. Hal ini dikarenakan para pelaku pasar cenderung bersikap skeptis dan berhati-hati, mengingat dinamika diplomasi global sebelumnya kerap kali berakhir antiklimaks dan mengecewakan ekspektasi pasar.

Di samping itu, dari dalam negeri, gairah investasi masih tertahan karena para pemodal terus mencermati dampak rilis data fundamental ekonomi hari Jumat lalu, yang menunjukkan adanya defisit yang cukup besar pada sektor neraca transaksi berjalan (current account deficit).

Oleh karena itu, rupiah dinilai masih memiliki risiko pembalikan arah melemah menjelang penutupan pasar sore nanti. Proyeksi pergerakan kurs harian diperkirakan akan bergulir pada kisaran rentang antara Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS.

Langkah penguatan rupiah ini juga seirama dengan tren yang terjadi pada mayoritas mata uang regional di kawasan Asia, yang kompak memanfaatkan momentum koreksi dolar AS. Kondisi serempak ini terjadi sejalan dengan melandainya posisi indeks dolar AS (DXY) yang mencerminkan kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia. Indeks dolar terpantau melorot ke posisi 99,00, turun dari posisi akhir pekan lalu yang sempat perkasa di level 99,23.

Daftar Kekuatan Mata Uang Asia Terhadap Dolar AS, Senin 25 Mei 2026
Mata UangPersentase Penguatan
Baht Thailand0,71%
Won Korea Selatan0,57%
Peso Filipina0,52%
Dolar Taiwan0,39%
Ringgit Malaysia0,29%
Dolar Singapura0,26%
Yuan China0,23%
Yen Jepang0,21%
Dolar Hong Kong0,01%

Artikel terkait

Rekomendasi