Kurs Rupiah Menguat ke Rp18.132,4 Per Dolar AS 9 Juni 2026

Kurs Rupiah Menguat ke Rp18.132,4 Per Dolar AS 9 Juni 2026

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak positif pada perdagangan Selasa pagi. Dilansir dari Medcom, mata uang garuda menguat sebesar 0,07 persen hingga mencapai posisi Rp18.132,4 per dolar AS.

Apresiasi mata uang lokal ini terjadi beriringan dengan melemahnya indeks dolar AS (DXY). Berdasarkan data pasar Investing, indeks greenback tersebut mengalami penurunan 0,08 persen ke level 99,942, yang membuatnya kembali berada di bawah level psikologis 100.Pelemahan indeks dolar AS tersebut menjadi angin segar yang memberikan sentimen positif bagi pergerakan sejumlah mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah.

Selain unggul terhadap dolar AS, rupiah juga mencatatkan performa positif saat berhadapan dengan mayoritas mata uang utama dunia dan regional Asia.

Mata uang rupiah tercatat menguat 0,16 persen terhadap yen Jepang, sehingga memosisikan nilai tukar JPY/IDR pada level Rp113,15. Terhadap yuan Tiongkok, rupiah juga terkerek naik 0,08 persen menuju level Rp2.673,94.

Tren positif ini berlanjut terhadap dolar Singapura dengan penguatan sebesar 0,06 persen ke level Rp14.082,08, serta terhadap baht Thailand yang menguat tipis 0,03 persen ke posisi Rp552,408.

Lonjakan paling signifikan dibukukan rupiah terhadap ringgit Malaysia. Rupiah melesat 0,93 persen, yang menempatkan ringgit pada level Rp4.463,31.

Sementara itu, hubungan nilai tukar antara rupiah dan euro cenderung stagnan. Pergerakan mata uang biru tersebut dilaporkan tidak mengalami perubahan sama sekali atau bertahan di level Rp20.942,0.

Di sisi lain, rupiah gagal menunjukkan keunggulan di hadapan won Korea Selatan. Mata uang Negeri Ginseng tersebut justru menekan rupiah dengan penguatan sebesar 0,54 persen ke level Rp11,9547.

Harga Emas Dunia Ikut Terkerek Naik

Kondisi pasar komoditas global juga memperlihatkan pergerakan positif. Harga emas dunia terpantau merangkak naik di tengah melemahnya performa mata uang AS.

Harga emas di pasar spot mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen. Komoditas berkilau ini sekarang bertengger di level USD4.333,30 per troy ons.

Penyusutan indeks dolar AS secara historis memang kerap meningkatkan daya tarik emas. Aset safe haven ini menjadi lebih bernilai dan diburu oleh para investor global saat mata uang AS melempem.

Artikel terkait

Rekomendasi