Kurs Rupiah Menguat Tipis ke Rp 17.652 per Dollar AS pada 21 Mei 2026

Kurs Rupiah Menguat Tipis ke Rp 17.652 per Dollar AS pada 21 Mei 2026

Nilai tukar rupiah di pasar spot menunjukkan penguatan tipis saat perdagangan dibuka pada Kamis, 21 Mei 2026. Mata uang Indonesia ini mengawali hari pada level Rp 17.652 per dollar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data yang dikutip dari Money, posisi tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 0,01 persen. Pada penutupan perdagangan di sesi sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp 17.654 per dollar AS.

Apresiasi mata uang Garuda berjalan selaras dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga menguat terhadap dollar AS. Peso Filipina memimpin penguatan di Asia dengan kenaikan 0,19 persen, disusul dollar Taiwan yang menguat 0,15 persen.

Selanjutnya, yuan China mengalami apresiasi sebesar 0,05 persen. Yen Jepang serta dollar Hong Kong sama-sama mencatat kenaikan sebesar 0,03 persen, sedangkan ringgit Malaysia menguat tipis 0,02 persen terhadap mata uang Paman Sam.

Sebaliknya, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penurunan terdalam setelah terkoreksi sebesar 0,41 persen. Pelemahan juga dialami oleh baht Thailand yang turun 0,09 persen dan dollar Singapura yang melemah 0,05 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengalami tekanan signifikan pada awal perdagangan. Indeks saham domestik merosot sebanyak 14,757 poin atau melemah 1,82 persen ke area 6.203,742.

IHSG sebenarnya dibuka pada level 6.366,485 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di angka 6.378,811. Namun, dominasi tekanan jual di pasar menyeret indeks turun hingga menyentuh level terendah di posisi 6.201,358.

Tercatat sebanyak 438 saham bergerak di zona merah, sementara hanya 162 saham yang menguat, dan 129 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan di awal sesi ini mencapai 8,545 billion lembar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 534.291 kali.

Nilai transaksi pasar modal secara keseluruhan menyentuh angka Rp 4,744 triliun. Sementara itu, total kapitalisasi pasar tercatat berada pada level Rp 10.736,629 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi