Rupiah Menguat Tipis Terhadap Valuta Asing pada 14 Mei 2026

Rupiah Menguat Tipis Terhadap Valuta Asing pada 14 Mei 2026

Nilai tukar mata uang rupiah terpantau menguat tipis terhadap sejumlah valuta asing utama seperti euro, dolar Amerika Serikat, dan frank Swis pada perdagangan Kamis, 14 Mei 2026. Berdasarkan data kurs tengah yang dirilis oleh Narodowy Bank Polski (NBP), mayoritas mata uang global mengalami penurunan nilai dibandingkan hari sebelumnya.

Data NBP menunjukkan kurs euro (EUR) berada pada level 4,2401, turun dari posisi 4,2524 pada 13 Mei. Sementara itu, dolar Amerika Serikat (USD) tercatat di angka 3,6205 dan frank Swis (CHF) bertengger di posisi 4,6302, yang keduanya juga menunjukkan tren penurunan nilai tukar harian.

Daftar Kurs Mata Uang NBP 14 Mei 2026
Mata UangKodeKurs (14 Mei)Kurs (13 Mei)
EuroEUR4.24014.2524
Dolar Amerika SerikatUSD3.62053.6336
Frank SwisCHF4.63024.6446
Funt SterlingGBP4.89484.9141
Hrywna UkrainaUAH0.08240.0826
Dolar AustraliaAUD2.62592.6309
Real BrasilBRL0.72240.7429
Dolar KanadaCAD2.6422.6525
Peso ChileCLP0.004080.004053
Yuan Renminbi ChinaCNY0.53360.535
Koruna CekoCZK0.17430.1747
Mahkota DenmarkDKK0.56740.5691
Dolar Hong KongHKD0.46220.4641
Forint HungariaHUF0.0118480.011842
Rupiah IndonesiaIDR0.00020730.00020805
Shekel Baru IsraelILS1.24571.252
Rupee IndiaINR0.037780.037946
Krona IslandiaISK0.0295270.029613
Yen JepangJPY0.022930.023025
Won Korea SelatanKRW0.0024290.002438
Peso MeksikoMXN0.21060.2109
Ringgit MalaysiaMYR0.92090.9246
Mahkota NorwegiaNOK0.39380.3957
Dolar Selandia BaruNZD2.15042.1546
Peso FilipinaPHP0.05880.0592
Leu RumaniaRON0.81430.8169
Krona SwediaSEK0.38860.3901
Dolar SingapuraSGD2.8442.8557
Baht ThailandTHB0.1120.1122
Lira TurkiTRY0.07950.0799
SDR (IMF)XDR4.96694.9764
Rand Afrika SelatanZAR0.22060.2206

Meskipun terjadi penguatan lokal, pasar keuangan dilaporkan mulai menunjukkan kegugupan menjelang pengumuman kebijakan dari Federal Reserve (Fed) dan Bank Sentral Eropa (ECB). Menurut laporan direct.money.pl, pelaku pasar sedang mengantisipasi potensi percepatan inflasi yang dapat memicu kenaikan kembali nilai mata uang asing dalam waktu dekat.

Analis dari PKO BP memproyeksikan rentang nilai tukar jangka pendek untuk EUR berada di kisaran 4,24 hingga 4,26. Sementara itu, faktor global seperti rekor indeks S&P 500 dan Nasdaq turut mempengaruhi selera risiko investor, meski belum memberikan dorongan signifikan bagi penguatan mata uang pasar berkembang secara permanen.

Ketidakpastian ekonomi ini juga dipengaruhi oleh kebijakan moneter di luar negeri, di mana ECB diprediksi akan menaikkan suku bunga pada Juni 2026. Di sisi lain, Kementerian Keuangan Polandia melaporkan telah menghimpun dana sebesar 11 miliar zloty dari lelang obligasi dengan tingkat permintaan yang dinilai masih moderat.

Artikel terkait

Rekomendasi