Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta tetap mengoperasikan layanan administrasi kependudukan pada hari libur nasional dan cuti bersama tanggal 14-15 Mei 2026. Pelayanan ekstra ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB untuk memfasilitasi warga yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja rutin.
Titik pelayanan tersebar di kantor Dinas Dukcapil DKI Jakarta serta seluruh kantor Suku Dinas Dukcapil yang mencakup wilayah Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, Timur, hingga Kepulauan Seribu. Langkah ini diambil guna merespons kebutuhan jutaan warga ibu kota yang berstatus karyawan dan pelajar.
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini ditujukan bagi warga yang sulit mengakses layanan pada hari biasa, sebagaimana dilansir dari Megapolitan pada Rabu (13/5/2026). Dasar kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Ditjen Dukcapil Kemendagri terkait optimalisasi pelayanan di hari libur.
“Pekerjaan penduduk DKI Jakarta sebagian besar adalah karyawan swasta berjumlah 2.741.771 jiwa dan pelajar atau mahasiswa berjumlah 2.062.593 jiwa yang aktivitasnya mempunyai keterbatasan waktu untuk mengurus administrasi kependudukan. Oleh karena itu, kami membuka pelayanan pada hari libur nasional dan cuti bersama pada 14-15 Mei 2026,” kata Denny Wahyu Haryanto, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta.
Kebijakan ini juga difokuskan untuk mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang memerlukan verifikasi biometrik secara langsung di loket resmi. Selain itu, warga berusia 16 tahun ke atas dipersilakan melakukan perekaman KTP-el pemula dengan membawa dokumen Kartu Keluarga ke kantor Sudin sesuai domisili.
“Dengan menyediakan waktu pelayanan di hari libur akan mempercepat cakupan pengguna IKD di Jakarta sebagai kota cerdas,” ujar Denny Wahyu Haryanto, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta.
Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 menunjukkan ada 199.653 warga DKI Jakarta kategori wajib KTP-el pemula pada tahun 2026. Namun, realisasi perekaman saat ini baru menyentuh angka 38.079 jiwa atau sekitar 19,07 persen dari total target.
Selain layanan khusus libur nasional, instansi ini juga tetap menjalankan strategi pelayanan proaktif lainnya. Program rutin seperti jemput bola ke sekolah dan permukiman, layanan Jumat Petang, serta program Sabtu Pelayanan Adminduk terus disiagakan untuk menjangkau masyarakat lebih luas.