Pemerintah Kabupaten Bogor menyelenggarakan rangkaian pelayanan publik tanpa biaya di Terminal UPT Leuwiliang pada Selasa, 12 Mei 2026. Fasilitas ini mencakup uji KIR, uji emisi, hingga pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan warga guna memeriahkan Hari Jadi Bogor ke-544.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Lutfi Sahara, menyatakan bahwa inisiatif ini diambil untuk menjangkau para pelaku transportasi di kawasan Bogor Barat secara langsung. Sebagaimana dilansir dari Otomotif, target pelayanan kendaraan pun ditingkatkan menjadi 50 unit dari kuota harian biasanya yang hanya 35 unit.
“Hari ini kami melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-544. Kegiatan tersebut pelayanan publik berupa uji KIR gratis, uji emisi gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujar Lutfi.
Lutfi menambahkan bahwa seluruh proses pendaftaran dapat dilakukan di lokasi sejak pagi hari tanpa dipungut biaya apa pun. Selain layanan teknis kendaraan, pihak pemerintah juga memberikan bantuan logistik kepada para awak angkutan umum yang hadir.
“Seluruh pelayanan diberikan secara gratis. Alhamdulillah, selain pelayanan utama, kami juga memberikan bantuan sembako bagi para sopir sebagai bentuk perhatian dan apresiasi,” tambah Lutfi.
Dari sisi teknis lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor memfokuskan uji emisi pada kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. Ketua Tim Pencegahan Pencemaran DLH Kabupaten Bogor, Jopi Hermawan, menyebutkan operasional layanan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.
“Dari hasil tersebut akan diketahui apakah kendaraan memenuhi baku mutu emisi atau melampaui ambang batas. Bila melampaui, maka kendaraan perlu dilakukan perbaikan seperti servis atau penggantian oli,” jelas Jopi.
Data hasil pengujian tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam sistem digital nasional untuk memastikan transparansi kelayakan kendaraan. Masyarakat cukup menyerahkan STNK sebagai syarat administrasi untuk mengakses layanan ini.
Sektor kesehatan juga turut diperhatikan dengan melibatkan tim medis dari RSUD dan Puskesmas setempat. Kepala Puskesmas Leuwiliang, James GH Tambun, mengonfirmasi bahwa pengecekan difokuskan pada kondisi fisik para kru kendaraan umum.
“Target pemeriksaan kesehatan hari ini sebanyak 50 pengemudi. Dari hasil sementara pemeriksaan yang telah dilakukan, kondisi kesehatan para pengemudi secara umum cukup baik dan dinilai layak untuk bekerja,” ungkap dr. James.
Setelah pelaksanaan di wilayah barat, Pemerintah Kabupaten Bogor menjadwalkan kegiatan serupa di sisi timur. Pelayanan publik gratis ini akan kembali dilaksanakan di UPT Terminal Cileungsi pada 21 Mei 2026 mendatang.