Pemerintah Kabupaten Pidie memulai proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk mengisi kekosongan posisi eselon II di lima instansi pada Kamis, 7 Mei 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur organisasi dan mengoptimalkan layanan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
Pengisian jabatan definitif melalui mekanisme lelang ini menyasar lima posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie. Jabatan yang tersedia meliputi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian, Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Selain tiga instansi tersebut, pemerintah daerah juga mencari pimpinan definitif untuk Kepala Dinas Perhubungan serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, menegaskan bahwa proses ini merupakan upaya mencari sosok pimpinan yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi.
"Benar, ada lima jabatan eselon II yang akan kita lelang. Prosesnya dijadwalkan mulai berlangsung pada hari Kamis," ujar Sarjani Abdullah kepada awak media pada Rabu, 6 Mei 2026.
Pendaftaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi kualifikasi dilakukan secara digital melalui sistem yang dikelola oleh BKPSDM Kabupaten Pidie. Penggunaan aplikasi ini bertujuan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas selama tahapan seleksi berlangsung sesuai aturan yang berlaku.
"Untuk jabatan kepala OPD lain yang belum dibuka lelangnya, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Asisten II, dan Staf Ahli, itu akan menyusul nanti," tambah Sarjani Abdullah.
Beberapa posisi penting lainnya yang saat ini masih dikelola oleh Pelaksana Tugas (Plt) akan dimasukkan dalam gelombang seleksi berikutnya. Kebijakan ini diharapkan mampu menghadirkan manajerial yang lebih stabil pada dinas-dinas yang sempat mengalami kekosongan pejabat tetap, sebagaimana dilaporkan oleh Komparatif.ID.