PT Bank Maybank Indonesia Tbk berkolaborasi dengan platform Muslim Pro merilis aplikasi Amanah Pro di Jakarta pada Rabu (6/5/2026) untuk memfasilitasi persiapan ibadah haji dan umrah. Dilansir dari Money, layanan ini menjadi platform Islamic Banking as a Service (iBaaS) pertama di tanah air.
Kemitraan strategis tersebut bertujuan untuk memperkokoh ekosistem ekonomi syariah nasional melalui integrasi layanan finansial ke dalam aplikasi gaya hidup muslim. Inisiatif ini memungkinkan akses perbankan syariah yang lebih fleksibel bagi masyarakat luas melalui platform yang rutin digunakan setiap hari.
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar perusahaan dalam rencana strategis lima tahun ke depan. Penekanan diberikan pada penciptaan pengalaman nasabah yang berdampak luas bagi publik.
"Amanah Pro merupakan inisiatif flagship transformasi Maybank Indonesia yang sejalan dengan strategi Maybank 5 tahun ke depan, yang kami sebut sebagai ROAR30, yaitu menghadirkan sebuah pengalaman nasabah yang unggul dan berdampak positif bagi masyarakat," ujar Steffano Ridwan.
Layanan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, tidak terbatas pada umat muslim saja. Sinergi ini mempertegas posisi perbankan dalam mendukung gaya hidup halal yang terus berkembang di pasar domestik.
"Sebagai bagian dari ekosistem halal, kita akan bersama-sama memperkuat industri keuangan syariah di Indonesia. Saya percaya layanan keuangan syariah akan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya tidak hanya bagi pembekas muslim, tapi bagi seluruh masyarakat Indonesia," ucap Steffano Ridwan.
Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Romy H. Buchari memproyeksikan kolaborasi ini akan memberikan dampak positif pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Perseroan membidik pertumbuhan yang sejalan dengan tren positif sektor perbankan syariah.
"Kita harapkan pertumbuhannya ini bisa double digit seperti perbankan syariah tentunya. Dan ini baru permulaan, mudah-mudahan kedepannya bisa lebih lagi," ujar Romy H. Buchari.
Selain fokus pada dana pihak ketiga, Maybank Indonesia juga menyasar peningkatan basis nasabah secara bertahap melalui pembaruan fitur. Saat ini, aplikasi tersebut sudah mengakomodasi kebutuhan dasar seperti tabungan, transfer, remitansi, hingga asuransi jiwa dan valuta asing.
"Nanti ditambah lagi dengan fitur-fitur tambahan, jumlah (nasabah) itu nanti akan terus bertambah," kata Romy H. Buchari.
CEO Muslim Pro Nafees Khundker menekankan pentingnya pasar Indonesia dalam peta ekspansi global perusahaan. Hal ini didasari oleh besarnya potensi pasar syariah di dalam negeri sebelum aplikasi ini diperkenalkan ke wilayah lain.
"itu harus berhasil di Indonesia dulu, lalu kita akan mengembangkannya ke pasar lain," tutur Nafees Khundker.