Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Defisit APBN Terkendali

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Defisit APBN Terkendali

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi fiskal Indonesia dalam keadaan aman dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terkendali, dalam konferensi pers APBN KiTA di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Selasa malam, 19 Mei 2026.

Langkah penegasan tersebut diambil demi merespons sorotan para ekonom terhadap kondisi keuangan negara saat ini. Dilansir dari Detik Finance, Purbaya menyampaikan pemaparan data fiskal pemerintah tersebut dengan cara yang tidak biasa, yaitu sambil duduk lesehan dalam sesi tanya jawab bersama wartawan.

"Kalau lihat di sini, kita duduk bareng deh. Jadi, liat di sini, liat nih. Nah, itu saat April, pajak tumbuhnya 13,7%. Ini penerimaan pajak ya. Pajak sendiri tumbuhnya 19%. Bea Cukai tumbuh 0,6%. PNBP tumbuh 11,6%," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Menurut Purbaya, kekeliruan dalam membaca data defisit APBN telah terjadi di kalangan analis. Penilaian keliru muncul ketika defisit APBN pada Maret 2026 yang berada di angka 0,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) langsung dikalikan secara setahun penuh hingga menghasilkan angka 3,6 persen.

Situasi keuangan negara justru menunjukkan perbaikan setelah data bulan berikutnya diterbitkan resmi oleh pemerintah. Defisit APBN tercatat mengalami penurunan hingga ke kisaran 0,64 persen sampai pada bulan April.

"Kemarin kan mereka bilang ketika bulan Maret keluar 0,9% (defisit APBN), mereka kali 4 kan? Itu Maret, berarti 3,6% dari PDB. Berarti lewat 3%. Sekarang keluarnya 0,64% sampai April, berarti dikali 3 kan? April kan dikali 3 kan kalau 4 bulan, jadi 1,86%. Kalau cara ngitungnya gitu, saya udah aman sekali," tegas Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Masalah penyampaian informasi keuangan negara ini juga sempat dibahas oleh Bendahara Negara bersama pihak swasta. Purbaya menceritakan isi percakapannya dengan seorang pengusaha nasional, Peter Gontha, yang menilai penyampaian kondisi fiskal ke publik masih sangat kurang.

"Dia nanya, lu gimana ngatur fiskal lu? Diceritain begini, begini, begini, ini, ini, ini. Dia melongong aja. Dia bilang, Pak, saya belum pernah dengar kata-kata seperti ini di luar. Jadi, kamu komunikasi jelek banget katanya," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Artikel terkait

Rekomendasi