Mobil Van Satuan Gizi Tabrak Lapak Dagangan di Bekasi Timur

Mobil Van Satuan Gizi Tabrak Lapak Dagangan di Bekasi Timur

Sebuah unit mobil van putih menabrak sejumlah lapak pedagang di pinggir Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur pada Selasa (12/5/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada gerobak tahu dan ayam goreng milik warga setempat.

Kecelakaan ini berdampak pada rusaknya fasilitas usaha pedagang kaki lima di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan dari Megapolitan, kendaraan yang terlibat memiliki identitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada bagian bodi depan yang kini dalam kondisi ringsek.

Kerusakan infrastruktur di tempat kejadian perkara mencakup etalase, kursi, hingga perlengkapan memasak yang hancur berserakan. Kekuatan benturan tersebut bahkan membuat wajan penggorengan milik salah satu pedagang terpental hingga beberapa meter dari titik awal tabrakan.

Yuli, seorang saksi mata di lokasi, menjelaskan bahwa peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, ia sedang mengantre untuk membeli makanan di sisi jalan yang berseberangan dengan lokasi kecelakaan.

"Pas kami mau beli mi ayam, langsung lewat mobilnya. Suaranya minta ampun kencang banget. Pas balik badan udah langsung hancur di sini," ujar Yuli.

Saksi menduga bahwa kendaraan tersebut sedang tidak membawa muatan logistik saat kehilangan kendali. Menurut pengamatan Yuli, mobil van putih itu kemungkinan besar baru saja menyelesaikan tugas pendistribusian makanan sebelum kecelakaan terjadi.

Mengenai kondisi para korban, terdapat empat orang yang dilaporkan mengalami luka-luka. Para korban terdiri dari sopir van, seorang penumpang pria, serta dua orang pedagang yang sedang berjualan di lokasi tersebut.

"Tukang gorengnya udah tergeletak di jalan, berdarah-darah. Penumpang mobil kepalanya juga berdarah. Katanya tadi dibawa ke rumah sakit. Sudah dievakuasi empat orang," ujar Yuli.

Pihak kepolisian telah tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara guna menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Hingga saat ini, proses evakuasi material gerobak yang hancur masih terus dilakukan di sepanjang area Jalan Kalimantan Raya.

Artikel terkait

Rekomendasi