MRT Jakarta Fase 2A Targetkan Operasi Jalur Harmoni Akhir 2027

MRT Jakarta Fase 2A Targetkan Operasi Jalur Harmoni Akhir 2027

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan MRT Jakarta Fase 2A rute Bundaran HI menuju Harmoni mulai beroperasi pada akhir 2027. Kepastian jadwal tersebut disampaikan usai peninjauan proyek bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di lokasi pembangunan pada Selasa (12/5/2026).

Target penyelesaian pembangunan ini dibagi menjadi dua tahap utama sesuai dengan rute yang sedang dikerjakan. Jalur penghubung menuju kawasan Kota Tua direncanakan menyusul untuk rampung sepenuhnya pada penghujung tahun 2029, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

"Operasi sampai dengan Harmoni akan dilakukan paling lama akhir 2027. Sedangkan sampai dengan Kota, atau yang kita sebut dengan Kota Tua, direncanakan 2029 akhir," ujar Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Pramono menegaskan bahwa pengerjaan fisik ke arah utara Jakarta akan terus dikebut setelah segmen Harmoni resmi dibuka. Integrasi jalur ini menjadi krusial untuk menghubungkan pusat bisnis dengan kawasan bersejarah di Jakarta.

"Maka dengan demikian kalau ini sudah selesai ruas utama dari Utara-Selatan sepanjang 22,2 kilometer selesai secara keseluruhan di tahun 2029," kata Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Laporan terkini menunjukkan kemajuan signifikan dalam proyek strategis nasional tersebut. Hingga pertengahan Mei 2026, realisasi pembangunan infrastruktur di titik Sawah Besar, Harmoni, hingga Duta Merlin telah melewati angka separuh jalan.

"Secara keseluruhan progresnya sekarang ini sudah 59,7 persen," ucap Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempersiapkan pengembangan jaringan transportasi massal untuk poros berbeda. Saat ini otoritas terkait masih fokus pada tahapan administratif dan penyediaan lahan untuk mendukung proyek MRT Timur-Barat.

"Pemerintah DKI Jakarta sekarang ini sedang melanjutkan progres untuk MRT Timur-Barat. Di beberapa segmen sedang pembebasan lahan, penetapan trase, penentuan titik-titik dan sebagainya," tutur Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Pramono memproyeksikan pengerjaan koridor baru tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi mobilitas warga dalam waktu dekat. Target awal penggunaan fasilitas ini dicanangkan untuk masa empat tahun mendatang.

"Mudah-mudahan kalau ini berjalan lancar segmen pertama mudah-mudahan di tahun 2030 bisa kita nikmati untuk Barat-Timur," kata Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi