Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyediakan 1.412 titik lokasi demi memfasilitasi pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah bagi warga di seluruh kabupaten dan kota se-DIY pada Rabu, 27 Mei 2026.
Pengondisian tempat ibadah tersebut dilakukan melalui koordinasi berjenjang dari tingkat wilayah hingga ranting demi menjamin ketertiban jemaah, sebagaimana dilansir dari Cahaya. Agenda keagamaan ini sekaligus ditujukan untuk menguatkan kepedulian sosial masyarakat.
Kepastian mengenai waktu penyelenggaraan ibadah ini dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen organisasi tingkat wilayah pada hari Selasa.
"Pelaksanaannya pada Rabu (27/5/2026) atau 10 Zulhijah 1447 H," kata Ketua PWM DIY Ikhwan Ahada.
Penetapan tanggal resmi tersebut merujuk penuh pada produk hukum persyarikatan berupa Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mengikat bagi seluruh warga Muhammadiyah. Ikhwan Ahada menilai ibadah ini memiliki dimensi sosial yang kuat.
"Ini momentum untuk meningkatkan kepekaan sosial, spiritualitas, serta memperkuat nilai kebersamaan dan ukhuwah di tengah masyarakat," kata Ketua PWM DIY Ikhwan Ahada.
Langkah taktis pelaksanaan di lapangan melibatkan kerja sama sinergis dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), hingga Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) pada level kelurahan.
Pemetaan sebaran ribuan titik shalat di DIY mencakup 294 area di Kabupaten Bantul, 382 area di Kabupaten Gunungkidul, 244 area di Kota Yogyakarta, 189 area di Kabupaten Kulon Progo, serta 303 area di Kabupaten Sleman.
"Harapannya ibadah Idul Adha dapat berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan nyaman bagi seluruh jamaah," kata Ketua PWM DIY Ikhwan Ahada.