Sektor Multifinance Dominasi Penerbitan Surat Utang Korporasi Mei 2026

Sektor Multifinance Dominasi Penerbitan Surat Utang Korporasi Mei 2026

Sektor multifinance mendominasi penerbitan surat utang korporasi nasional hingga Mei 2026 dengan kontribusi mencapai 16,6 persen dari total nilai penerbitan sebesar Rp78,09 triliun, sebagaimana dilansir dari Keuangan.

Pencapaian sektor pembiayaan tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan beberapa sektor utama lainnya. Nilai penerbitan multifinance mengungguli sektor pertambangan yang membukukan Rp11,50 triliun, sektor perbankan sebesar Rp11,14 triliun, serta perusahaan induk senilai Rp10,57 triliun.

Tiga emiten pembiayaan besar menjadi pendorong utama dengan membukukan nilai penerbitan tertinggi di sektornya. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), PT Federal International Finance (FIFGROUP), dan PT Indomobil Finance Indonesia masing-masing menerbitkan surat utang sebesar Rp2,50 triliun.

"Ketiganya menyumbang sekitar 58,0% dari total penerbitan multifinance per Mei 2026," tutur Ahmad, perwakilan narasumber.

Ahmad menerangkan bahwa sejumlah perusahaan pembiayaan lain juga mencatatkan penerbitan dalam jumlah signifikan. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menerbitkan Rp1,50 triliun, PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) sebesar Rp1,20 triliun, dan Astra Sedaya Finance atau Astra Credit Companies (ACC) sebesar Rp1,03 triliun.

Aktivitas penggalangan dana ini dinilai masih terjaga dengan baik jika disandingkan dengan total realisasi sepanjang tahun lalu yang mencapai Rp38,18 triliun. Realisasi penerbitan hingga Mei 2026 tersebut sudah setara dengan 33,9 persen, yang menunjukkan pergerakan nominal belum melemah.

"Namun, arah penerbitan tetap perlu dilihat bersama kondisi yield, kebutuhan jatuh tempo, dan pertumbuhan piutang pembiayaan yang masih rendah," ujar Ahmad.

Artikel terkait

Rekomendasi