Tiga Driver Ojek Online Difabel Semarang Terima BPJS Ketenagakerjaan

Tiga Driver Ojek Online Difabel Semarang Terima BPJS Ketenagakerjaan

Tiga pengemudi ojek online penyandang disabilitas di Kota Semarang resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan pada Rabu, 6 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memperluas cakupan jaminan sosial sekaligus menciptakan kesetaraan hak bagi seluruh pekerja di sektor informal.

Penerima manfaat tersebut terdiri dari Suprayitno, Hartadi, dan MHD Idris Harahap yang merupakan mitra pengemudi Shopee Food. Berdasarkan laporan rri.co.id, ketiganya kini terdaftar sebagai peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU) untuk menjamin perlindungan selama menjalankan aktivitas kerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya strategis untuk menyasar pekerja rentan di seluruh lapisan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mendorong ekosistem kerja yang lebih inklusif di wilayah Semarang.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan juga menyampaikan penghargaan kepada manajemen Shopee karena dinilai telah membuka kesempatan kerja tanpa memandang keterbatasan fisik individu. Sinergi ini dianggap memperkuat keadilan sosial bagi para pekerja difabel.

"Kami apresiasi kepada Shoppe telah memberikan lapangan pekerjaan yang setara bagi seluruh masyarakat. Termasuk, penyandang disabilitas," kata Mohamad Irfan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda.

Irfan menambahkan bahwa peluang kerja bagi kelompok difabel memiliki korelasi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi secara mandiri. Ia mendorong perusahaan pemberi kerja lainnya agar mengikuti jejak penyedia jasa layanan antar tersebut dalam merekrut tenaga kerja difabel.

BPJS Ketenagakerjaan juga menyoroti aspek moral di mana keterbatasan fisik terbukti tidak mengurangi kualitas profesionalisme para mitra pengemudi tersebut di lapangan.

"Meski memiliki keterbatasan, mereka tetap mampu menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, serta motivasi kerja yang tinggi, bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan memberikan kontribusi terbaik di dunia kerja," ucap Mohamad Irfan.

Artikel terkait

Rekomendasi