Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menerima empat paket pendaftaran yang berisi total 28 nama calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga batas akhir penyerahan berkas pada Senin, 4 Mei 2026. Seluruh berkas pendaftar saat ini sedang memasuki tahap seleksi administratif dan verifikasi oleh otoritas pengawas pasar modal.
Sebagaimana dilansir dari Suara, komposisi para pendaftar memiliki latar belakang profesi yang cukup beragam. Para kandidat tersebut terdiri dari para pelaku pasar modal senior, profesional di industri keuangan, hingga para pakar yang bergerak di bidang teknologi informasi.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, memberikan konfirmasi mengenai jumlah paket yang telah masuk ke meja otoritas. Setiap paket yang didaftarkan secara kolektif tersebut berisi tujuh nama calon untuk mengisi berbagai posisi di jajaran direksi.
"Kami dapat menyampaikan bahwa OJK hingga penutupan masa batas penyampaian paket calon direksi bursa efek Indonesia yaitu di tanggal 4 Mei 2026, tepat hari kemarin, telah menerima pengajuan 4 paket calon direksi," ungkap Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.
Salah satu sosok yang muncul dalam bursa pencalonan adalah Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana. Oki tergabung dalam satu paket bersama enam rekan lainnya, yakni Wuddy Warsono, Stephanus Turangan, Bernardus Sumargo, Poltak Hotradero, Syafruddin, dan Yoga Mulya.
Oki menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi yang ditetapkan oleh regulator. Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam pemilihan ini merupakan bagian dari kontribusi profesional terhadap sektor keuangan nasional.
"Kalau mendaftar, ya benar mendaftar tinggal proses," ungkap Oki Ramadhana, Direktur Utama Mandiri Sekuritas.
Pihaknya menjelaskan bahwa pencalonan ini didasari oleh niat untuk memperkuat stabilitas dan kemajuan bursa nasional. Program prioritas telah disiapkan oleh paket calon tersebut guna mendukung visi pengembangan pasar modal Indonesia ke depan.
"Nanti tinggal proses di OJK-nya seperti apa. Itu saja. Kita harus bantu negara ini," pungkas Oki Ramadhana, Direktur Utama Mandiri Sekuritas.
OJK kini sedang melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi awal bagi ke-28 nama yang telah terdaftar. Proses seleksi ketat akan terus berlanjut guna menentukan jajaran pimpinan baru yang akan mengelola otoritas bursa pada periode mendatang.