Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan bagi para calon Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030 mulai Selasa (12/5/2026). Proses seleksi ini dilansir dari Money diawali dengan pengujian terhadap kandidat Direktur Utama BEI.
Rangkaian seleksi berlanjut pada Rabu, 13 Mei 2026, yang diperuntukkan bagi calon Direktur Penilaian Perusahaan. Sementara itu, posisi Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa dijadwalkan menjalani tes serupa pada Senin, 18 Mei 2026 mendatang.
Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, menjelaskan bahwa fokus utama tahapan ini adalah evaluasi kandidat serta pemeriksaan administrasi. Nama-nama peserta seleksi sengaja belum dipublikasikan guna menjaga integritas proses penilaian.
“Kita tunggu ya, yang terpilih saja nanti kita akan umumkan. Artinya, untuk menjaga objektivitas prosesnya dan tidak semakin mempengaruhi aspek lain,” ujar Hasan usai konferensi pers di Gedung BEI, Rabu (13/5/2026).
Saat ini terdapat 28 nama kandidat yang sedang berkompetisi, namun OJK baru akan merilis daftar tujuh orang terpilih sesaat sebelum pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS BEI sendiri direncanakan akan berlangsung pada 29 Juni 2026.
“Nanti pasti kami akan umumkan pada saat tujuh nama tersebut dinyatakan terpilih dan diputuskan oleh OJK. Itu paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan RUPS,” paparnya.
Di sisi lain, Iding Pardi yang merupakan salah satu kandidat Direktur Utama BEI membenarkan bahwa dirinya telah mengikuti proses seleksi tersebut pada Selasa kemarin. Ia menyatakan bahwa seluruh tahapan ujian telah diselesaikan dengan baik.
“Iya sudah fit and proper test kemarin. Alhamdulillah lancar,” ujar Iding kepada Kontan, Rabu.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman susunan Direksi baru BEI diperkirakan akan disampaikan kepada masyarakat luas paling lambat pada 22 Juni 2026. Hal ini menyesuaikan dengan ketentuan batas waktu pengumuman tujuh hari sebelum rapat pemegang saham.