Oknum TNI dan Kurir Ekspedisi di Cakung Sepakat Berdamai

Oknum TNI dan Kurir Ekspedisi di Cakung Sepakat Berdamai

Perselisihan antara seorang oknum anggota TNI dengan kurir ekspedisi yang sempat terekam video di kawasan Cakung, Jakarta Timur, berakhir melalui jalur kekeluargaan pada Selasa (12/5/2026). Insiden pemukulan yang dipicu kesalahpahaman saat pengantaran paket tersebut diselesaikan setelah kedua belah pihak menjalani proses mediasi.

Komandan Kodim 0505/Jakarta Timur Letkol Inf Nelson Paido mengonfirmasi bahwa kedua pihak telah bertemu untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara langsung. Penegasan mengenai berakhirnya konflik ini disampaikan Letkol Inf Nelson Paido setelah melakukan pengecekan terhadap laporan kejadian di wilayah hukumnya, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

"Sudah minta maaf," kata Nelson melalui pesan WhatsApp, Selasa (12/5/2026).

Meskipun insiden terjadi di wilayah Jakarta Timur, Letkol Inf Nelson Paido menjelaskan bahwa pelaku pemukulan bukan merupakan anggota di bawah komando Kodim 0505/Jakarta Timur. Ia menerangkan bahwa langkah mediasi diambil untuk meluruskan situasi yang terjadi di lapangan.

"Terkait sanksi yang diberikan adalah kewenangan dari komandan satuannya, namun dari hasil mediasi ternyata ada kesalahpahaman dari anggota itu," ungkap Nelson.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, peristiwa bermula ketika kurir mengantarkan paket sistem bayar di tempat (COD) namun tidak ada penerima di lokasi setelah ditunggu selama 20 menit. Akibat mengikuti prosedur gudang, kurir membawa kembali paket tersebut hingga memicu kemarahan pelaku yang berujung pada tindakan fisik.

Pelaku kemudian mendatangi kantor ekspedisi untuk menemui korban secara langsung guna mengakui kesalahannya di hadapan rekan-rekan korban. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan penjelasan mengenai kondisi emosionalnya saat kejadian berlangsung.

"Rekan-rekan ekspedisi, sebelumnya saya meminta maaf atas kejadian ini. Saya khilaf. Sebenarnya peristiwa tersebut terjadi karena miskomunikasi," ucap terduga pelaku.

Anggota TNI tersebut menyatakan telah melaporkan insiden itu kepada pimpinannya sebelum berinisiatif mendatangi gudang ekspedisi. Ia berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh atas kerugian fisik yang dialami oleh kurir bernama Asep tersebut.

"Paginya saya melapor kepada komandan terkait kejadian tersebut. Pagi ini saya datang ke sini untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Saya menyadari kesalahan. Untuk Pak Asep, saya minta maaf dan saya bertanggung jawab atas pengobatan," lanjutnya.

Artikel terkait

Rekomendasi