OPEC Targetkan Kenaikan Produksi Minyak Bumi 188 Ribu Barel

OPEC Targetkan Kenaikan Produksi Minyak Bumi 188 Ribu Barel

Aliansi produsen minyak dunia OPEC+ bersiap menyepakati kenaikan target produksi minyak bumi sebesar 188.000 barel per hari pada pertemuan hari Minggu ini. Langkah tersebut diambil guna merespons krisis pasokan global akibat gangguan logistik di Selat Hormuz.

Kebijakan penambahan pasokan baru ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada Juli mendatang, sebagaimana dilansir dari Suara. Penyesuaian formulasi angka tersebut sengaja dikoreksi turun dari rencana awal demi merespons hilangnya kuota produksi pasca-keluarnya Uni Emirat Arab dari keanggotaan.

Konflik militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah menjadi pemicu utama terhambatnya distribusi energi hulu global saat ini. Blokade jalur pelayaran kapal tanker membuat negara produsen seperti Arab Saudi kesulitan memenuhi pesanan ekspor secara penuh sejak akhir Februari.

Situasi internal blok eksportir ini semakin tertekan setelah Uni Emirat Arab memutuskan keluar dari OPEC setelah kemitraan hampir 60 tahun. Dampak dari rentetan peristiwa geopolitik ini memicu penurunan drastis pada volume produksi riil kelompok tersebut.

Rata-rata pasokan riil OPEC+ merosot tajam menjadi 33,19 juta barel per hari pada bulan April. Padahal, volume pasokan pada bulan Februari sebelumnya sempat menyentuh level 42,77 juta barel per hari sebelum eskalasi konflik meluas.

Sebanyak tujuh negara anggota inti dari total 21 anggota OPEC+ dijadwalkan menggelar pertemuan khusus pada hari Minggu ini. Tujuh negara inti tersebut meliputi Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman.

Artikel terkait

Rekomendasi