Platform digital pengadaan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PaDi UMKM, menggelar PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2026 di Auditorium PLN Pusat, Jakarta Selatan pada Senin (6/5) untuk memperkuat sinergi pengadaan digital antara BUMN dan pelaku UMKM nasional.
Seperti dilansir dari Suara, agenda ini dihadiri oleh perwakilan Danantara Asset Management, Kementerian UMKM Republik Indonesia, BP BUMN, lebih dari 50 perusahaan BUMN, serta para pelaku usaha dari bermacam sektor industri. Transformasi platform melalui komitmen #PengadaanLebihTenang diaplikasikan pada rangkaian acara tahun ini yang dijadwalkan berlangsung selama enam bulan, sejak Mei hingga Desember 2026.
Penyelenggaraan PBFS 2026 yang mengusung tema penguatan rantai pasok dan implementasi prinsip ESG ini turut melibatkan 29 penjual rekomendasi yang menyediakan produk elektronik, alat tulis kantor, jasa, makanan dan minuman, hingga kebutuhan operasional instansi. Lewat program yang lebih panjang, manajemen memproyeksikan adanya peningkatan nilai transaksi dari pencapaian tahun sebelumnya yang mencatatkan angka Rp2,5 triliun.
Dalam pembukaan acara, Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management (Persero), Dendi T. Danianto, memaparkan urgensi penataan posisi merek demi menumbuhkan kepercayaan dari para pelanggan ekosistem digital.
"Penguatan brand positioning menjadi sangat penting. Rebranding bukan hanya soal perubahan visual, tetapi bagaimana menciptakan brand experience yang mampu membangun persepsi dan kepercayaan pelanggan. Experience will drive brand perception, not merely a campaign. Karena itu, transformasi PaDi UMKM melalui tagline #PengadaanLebihTenang harus memiliki tujuan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan pelanggan. Ketika berbicara mengenai pengadaan digital BUMN, maka PaDi UMKM harus menjadi top of mind," ujar Dendi T. Danianto, Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management (Persero).
Pihak penyedia platform menyatakan kesiapan sistem pengadaan digital tersebut dari segi keamanan data serta kepatuhan hukum yang berlaku demi kenyamanan para pengguna.
"PaDi UMKM berkomitmen menghadirkan #PengadaanLebihTenang melalui platform yang memenuhi standar governance, dilengkapi keamanan siber berlapis, kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi, serta sertifikasi ISO 27001. Kami juga terus mendorong UMKM agar dapat tumbuh dan terhubung secara berkelanjutan dalam ekosistem digital," jelas Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur IT Digital Telkom.