Pameran bisnis waralaba dan kemitraan FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, sebagai upaya menyediakan peluang usaha dengan risiko terukur bagi masyarakat. Acara yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 ini mengintegrasikan ekosistem makanan dan minuman melalui kolaborasi dengan Cafe Brasserie Expo serta Morefood Expo.
Sektor kewirausahaan kini menjadi prioritas pertumbuhan nasional dengan dukungan lintas kementerian, termasuk Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM. Penyelenggaraan edisi ke-26 ini menargetkan calon pelaku usaha yang mencari stabilitas penghasilan di tengah fluktuasi ekonomi global saat ini.
Pertumbuhan sektor waralaba menunjukkan tren positif merujuk pada data Kementerian Perdagangan per Februari 2026 yang diterbitkan Ekonomi. Tercatat ada 165 Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) dalam negeri dan 162 dari luar negeri, sementara UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB nasional.
President Director Panorama Media, Royanto Handaya, menjelaskan bahwa kondisi dunia saat ini penuh dengan tantangan mulai dari gangguan rantai pasok hingga ancaman inflasi. Meski demikian, indikator ekonomi domestik masih menunjukkan angka pertumbuhan yang meyakinkan.
"Kita hidup di tengah dunia yang penuh ketidakpastian. Perang, gangguan supply chain, tekanan energi, dan ancaman inflasi menjadi berita sehari-hari. Namun di tengah semua itu, ada fakta yang sering luput dari perhatian. Data resmi menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh 5,11%, lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Bahkan sektor jasa lainnya tumbuh hampir 10%," ujar Royanto Handaya, President Director Panorama Media.
Lebih dari 150 merek dari berbagai sektor berpartisipasi dalam pameran yang mulai menerima pengunjung sejak pukul 10.00 WIB. Selain eksplorasi merek, tersedia pula konferensi bisnis yang mempertemukan investor dengan praktisi berpengalaman untuk membahas strategi ekspansi usaha.
Ketua Umum Perhimpunan WALI, Levita Ginting Supit, menilai sistem waralaba sangat relevan bagi kalangan profesional. Skema bisnis yang sudah siap pakai dianggap mampu meminimalisir kegagalan bagi pemula.
"Franchise semakin relevan karena sistemnya siap pakai dan risikonya terukur. Ini bisa menjadi opsi nyata bagi para profesional yang ingin memiliki bisnis tanpa harus meninggalkan pekerjaan utamanya," ujar Levita Ginting Supit, Ketua Umum Perhimpunan WALI.
Pengunjung pameran dapat mengakses berbagai promo kemitraan eksklusif, paket investasi khusus, hingga seminar strategis mengenai pengelolaan usaha. FLEI Business Show 2026 dijadwalkan terus menyambut masyarakat hingga Minggu, 10 Mei 2026, di lokasi yang sama.