Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Mandiri kembali menjadi instrumen pembiayaan yang krusial bagi pelaku UMKM di tanah air. Program ini menawarkan suku bunga yang kompetitif berkat subsidi dari pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Dilansir dari Info, KUR Mandiri hadir dengan berbagai kategori yang disesuaikan dengan skala usaha masing-masing debitur. Calon peminjam dapat menyesuaikan kebutuhan modal kerja maupun investasi berdasarkan plafon yang tersedia.
Bank Mandiri membagi skema kredit ini menjadi empat kategori utama. KUR Super Mikro menjadi pilihan awal dengan limit pinjaman hingga Rp10 juta tanpa memerlukan agunan tambahan, sehingga sangat ideal bagi pengusaha pemula.
Bagi usaha yang sudah berjalan, tersedia KUR Mikro dengan limit antara Rp10 juta hingga Rp100 juta. Sama seperti kategori super mikro, jenis ini juga tidak mewajibkan adanya agunan tambahan dari pihak peminjam.
Untuk skala yang lebih besar, terdapat KUR Kecil dengan plafon mulai dari Rp100 juta hingga mencapai Rp500 juta. Berbeda dengan dua kategori sebelumnya, jenis KUR Kecil ini memerlukan agunan tambahan sebagai persyaratan utama.
Selain itu, terdapat KUR Khusus dengan limit hingga Rp500 juta yang difokuskan pada sektor tertentu. Sektor-sektor tersebut mencakup bidang pertanian, perikanan, dan industri lainnya yang biasanya dikelola berbasis kelompok usaha.
Suku Bunga dan Jangka Waktu Kredit
Suku bunga yang dibebankan kepada debitur dimulai dari 6% per tahun. Nilai bunga yang rendah ini merupakan hasil dari dukungan subsidi pemerintah agar beban pelaku usaha kecil tidak terlalu berat.
Mengenai durasi pinjaman, Bank Mandiri menetapkan tenor maksimal 3 hingga 4 tahun untuk kredit modal kerja. Sementara itu, untuk keperluan kredit investasi, nasabah diberikan jangka waktu yang lebih panjang hingga maksimal 5 tahun.
Ketentuan dan Prosedur Pengajuan
Terdapat beberapa syarat dasar yang wajib dipenuhi oleh calon nasabah, di antaranya adalah berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Usaha yang diajukan juga harus produktif dan telah beroperasi minimal selama 6 bulan.
Debitur tidak diperbolehkan sedang menerima kredit produktif dari lembaga perbankan lain. Dokumen yang harus disiapkan meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta surat izin usaha resmi seperti NIB atau SKU.
Proses pengajuan dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor cabang Bank Mandiri terdekat untuk mengisi formulir dan melengkapi berkas. Selain melalui kantor fisik, masyarakat juga memiliki opsi untuk mengajukan pinjaman secara daring melalui situs web resmi bank.
Pihak bank akan melakukan verifikasi melalui proses survei langsung ke lokasi usaha sebelum memberikan persetujuan kredit. Jika permohonan disetujui, dana akan segera dicairkan langsung ke rekening nasabah yang terdaftar.
Kriteria Agar Pengajuan Disetujui
Keberhasilan persetujuan kredit sangat bergantung pada kejelasan aktivitas usaha yang sudah berjalan minimal setengah tahun. Kelengkapan dokumen administrasi menjadi faktor penting yang mempercepat durasi proses verifikasi oleh petugas bank.
Riwayat kredit yang bersih dalam sistem BI Checking atau SLIK OJK merupakan indikator utama kepercayaan bank. Nasabah disarankan untuk memastikan tidak ada tunggakan pada pinjaman lain sebelum mengajukan KUR.
Penyusunan catatan keuangan yang mencakup pemasukan dan pengeluaran sederhana juga memberikan nilai tambah dalam penilaian bank. Terakhir, pelaku usaha sebaiknya mengajukan jumlah pinjaman yang sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan riil pengembangan bisnis.