Pasar Saham Asia Melemah 28 Mei 2026 Akibat Sentimen Geopolitik Global

Pasar Saham Asia Melemah 28 Mei 2026 Akibat Sentimen Geopolitik Global

Kondisi pasar saham di kawasan Asia mencatatkan penurunan pada pembukaan perdagangan Kamis (28/5/2026) pagi. Tekanan ini menghentikan laju penguatan bursa regional yang sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan data yang dilansir dari Investasi pada pukul 08.20 WIB, pergerakan indeks saham di sejumlah negara mayoritas bergerak di zona merah. Indeks Nikkei 225 di Jepang terpantau turun 58,06 poin atau 0,10 persen ke level 64.947,48.

Pelemahan juga terjadi pada indeks Hang Seng di Hong Kong yang merosot 97,65 poin atau 0,39 persen menjadi 25.230,58. Sementara itu, indeks Kospi di Korea Selatan mengalami koreksi sebesar 7,90 poin atau 0,10 persen ke posisi 8.220,5.

Di kawasan Pasifik, indeks ASX 200 di Australia mencatatkan penurunan signifikan sebesar 62,95 poin atau 0,72 persen dan berada di level 8.654,70. Di Asia Tenggara, indeks Straits Times Singapura melemah 21,51 poin atau 0,40 persen ke posisi 5.007,28.

Meskipun mayoritas bursa melemah, beberapa indeks berhasil keluar dari tekanan. Indeks Taiex di Taiwan melonjak 468,17 poin atau 1,04 persen ke level 44.687,21, sedangkan FTSE Malaysia menguat tipis 1,15 poin atau 0,07 persen ke posisi 1.700,47.

Koreksi massal di pasar ekuitas regional ini dipicu oleh munculnya sinyal yang saling bertentangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi tersebut memberikan ketidakpastian baru terkait prospek kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Artikel terkait

Rekomendasi