Pedagang Tahu Kritis Usai Ditabrak Mobil Berstiker SPPG di Bekasi

Pedagang Tahu Kritis Usai Ditabrak Mobil Berstiker SPPG di Bekasi

Seorang pedagang tahu berinisial S (36) dilaporkan masih belum sadarkan diri akibat menderita luka berat di bagian kepala setelah ditabrak mobil berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Kalimantan Raya, Bekasi Timur, Selasa.

Insiden yang terjadi di wilayah Kelurahan Aren Jaya tersebut menyebabkan korban harus segera dievakuasi ke RS Siloam Sentosa Bekasi Timur guna menjalani perawatan intensif, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Sunendar (51), kakak korban, memberikan keterangan mengenai kondisi terkini adiknya yang masih dalam penanganan medis di rumah sakit.

"Korban saat ini masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara sama saya, kondisinya memang masih belum sadar. Saya cuma minta doanya saja," ujar Sunendar, Kakak Korban.

Pihak keluarga menjelaskan bahwa S telah menekuni usaha berjualan tahu di lokasi kejadian selama setahun terakhir dan kabar kecelakaan ini baru diketahui Sunendar saat sedang bekerja di Jakarta Timur.

"Saya cuma dikasih tahu kalau adik saya masuk rumah sakit karena kecelakaan. Begitu dapat kabar, saya langsung ke sini," kata Sunendar, Kakak Korban.

Hingga saat ini, tim medis masih terus melakukan observasi terhadap perkembangan kesehatan korban untuk menentukan langkah medis selanjutnya.

"Katanya sudah ditangani semua. Tinggal menunggu perkembangan kondisi korban," ujar Sunendar, Kakak Korban.

Terkait pertanggungjawaban, Sunendar menyebutkan telah menjalin komunikasi dengan pemilik kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut sebelum tiba di rumah sakit.

"Mereka sudah meminta maaf dan mengatakan akan menanggung semuanya," kata Sunendar, Kakak Korban.

Berdasarkan laporan kejadian, mobil berstiker SPPG tersebut menabrak dua gerobak pedagang yang sedang terparkir di depan minimarket hingga menyebabkan empat orang terluka, termasuk sopir dan penumpang mobil.

Dampak benturan keras mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan kendaraan dan menghancurkan etalase dagangan serta peralatan masak milik para pedagang di lokasi.

Pihak kepolisian melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali belum memberikan keterangan resmi terkait identitas para korban maupun penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi