PT Pegadaian (Pegadaian) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) resmi menyepakati Perjanjian Jual Beli Produk Logam Mulia. Kerja sama strategis ini dirancang untuk mengoptimalkan penyediaan serta memperluas jaringan perdagangan logam mulia di Indonesia, seperti dilansir dari Detik Finance.
Prosesi penandatanganan ikatan kerja sama dilakukan oleh Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti bersama Direktur Komersial PT ANTAM (Persero) Tbk Handi Sutanto, dengan disaksikan manajemen kedua instansi pada Senin (25/5/2026).
Kolaborasi ini lahir dari komitmen bersama demi memperkokoh rantai pasok (supply chain) logam mulia yang aman sekaligus terintegrasi di pasar domestik. Integrasi keunggulan ANTAM selaku produsen terkemuka dan Pegadaian selaku pemimpin pasar ekosistem emas diharapkan memacu pertumbuhan bisnis kedua perusahaan.
Melalui penguatan sinergi ini, Pegadaian membidik layanan perdagangan emas yang mereka jalankan dapat tumbuh lebih inklusif. Produk yang dipasarkan kini diklaim bakal jauh lebih kompetitif, transparan, serta gampang diakses oleh segenap lapisan masyarakat.
"Sinergi bersama ANTAM merupakan milestone penting bagi Pegadaian dalam membangun ekosistem emas yang tangguh di Indonesia. Dengan rantai pasok yang lebih kuat, kami percaya dapat menghadirkan akses produk logam mulia yang lebih optimal dan kompetitif, sekaligus mendukung ketahanan inklusi keuangan berbasis emas," ujar Selfie, dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).
Pada kesempatan yang sama, Handi Sutanto menjelaskan bahwa kemitraan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menyokong pengembangan ekosistem emas nasional agar kian terpadu dan mudah dijangkau publik.
"ANTAM menyambut baik kolaborasi bersama Pegadaian sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat ekosistem emas nasional. Sebagai satu-satunya produsen emas di Indonesia yang terakreditasi London Bullion Market Association (LBMA), ANTAM berkomitmen menghadirkan produk Emas Kebanggaan Indonesia yang terpercaya dan berstandar internasional," ujar Handi.
Handi mengimbuhkan, ANTAM konsisten menerapkan bisnis emas yang terintegrasi dari wilayah hulu sampai hilir (mine to market). Pihaknya terus bersinergi dengan beragam pihak guna memberi kemudahan, kenyamanan, serta keamanan bagi masyarakat yang memilih emas ANTAM sebagai instrumen investasi.
Sebagai informasi, ANTAM merupakan satu-satunya korporasi pengolahan dan pemurnian emas di tanah air yang masuk dalam London Bullion Market Association (LBMA) Good Delivery List untuk menyuplai produk berkualitas global.
Sementara itu, Pegadaian mengoperasikan layanan sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia dengan opsi terlengkap, mencakup Perdagangan Emas, Deposito Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Pinjaman Modal kerja Emas.
BUMN pegadaian ini pun ditopang oleh tempat penyimpanan emas atau Vault yang memiliki standar keamanan tinggi internasional, serta pabrik pengolahan emas yang digerakkan lewat anak usaha mereka, Galeri 24.
Melalui pengesahan perjanjian tersebut, kedua perusahaan pelat merah ini berkomitmen menyumbang kontribusi nyata bagi stabilitas ekonomi domestik lewat penguatan instrumen investasi safe haven yang aman dan terstandarisasi internasional.