Seorang kapster pangkas rambut berinisial Kamal menjadi korban dugaan penganiayaan oleh pelanggannya di sebuah gerai di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/4/2026). Insiden tersebut terjadi setelah pelaku merasa tidak puas dengan hasil potongan rambutnya yang dianggap pitak.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan kasar pelaku tersebar luas di media sosial. Berdasarkan laporan dari Megapolitan, korban telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan melaporkan pelaku ke pihak kepolisian setempat.
Dalam cuplikan video yang beredar, pelaku terlihat meluapkan kemarahannya kepada korban. Pria berbaju putih tersebut melepaskan kain pelindung rambut dari bahunya, lalu melemparkannya dengan keras ke arah Kamal yang saat itu berulang kali menyampaikan permohonan maaf.
"Ngelawan lo masalahnya, bukan minta maafnya" kata pria tersebut sambil berjalan memojokkan korban.
Upaya Kamal untuk membersihkan sisa potongan rambut dari pakaian pelaku juga mendapatkan penolakan kasar. Berdasarkan data kepolisian, laporan resmi korban terdaftar dengan nomor LP/87/IV/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA pada Rabu (29/4/2026).
"Bahwa benar telah datang ke Polsek Cilandak yang mengaku mengalami penganiayaan," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait bentuk kekerasan fisik yang dialami oleh korban. AKP Joko Adi menyatakan bahwa status terlapor saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim penyidik.
"Terlapor masih dalam penyelidikan. Dan saat ini prosesnya tahap penyelidikan," kata AKP Joko Adi.
Kondisi fisik Kamal pasca-kejadian dilaporkan belum stabil sepenuhnya sehingga dirinya belum bisa memberikan keterangan rinci mengenai luka-luka yang dideritanya. Ia mengaku tengah dalam kondisi kurang sehat saat dimintai keterangan lebih lanjut.
"Saya lagi demam, agak susah ngejelasin (soal lukanya)," kata Kamal.