Pelintasan Sebidang Ampera Bekasi Pasang Palang Pintu Otomatis

Pelintasan Sebidang Ampera Bekasi Pasang Palang Pintu Otomatis

Pelintasan sebidang Ampera yang berlokasi di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, kini memiliki wajah baru dengan pemasangan palang pintu otomatis. Langkah ini diambil guna meningkatkan aspek keselamatan setelah terjadinya kecelakaan yang melibatkan taksi dan KRL di area tersebut.

Dikutip dari Megapolitan, perangkat otomatis berupa palang pintu yang dilengkapi lampu serta sirine peringatan sudah berdiri tegak di kedua sisi rel. Meski perangkat fisik telah tersedia, sistem pengamanan ini belum sepenuhnya beroperasi secara rutin.

Uji coba operasional baru dilakukan pada Selasa (12/5/2026) dengan durasi sekitar 10 hingga 15 menit. Pengoperasian penuh fasilitas ini masih menunggu penyelesaian pembangunan pos jaga jalur pelintasan langsung (JPL) yang ditargetkan rampung dalam kurun dua minggu hingga satu bulan.

Situasi di pelintasan terpantau lebih tertib meskipun sistem otomatis belum aktif total. Para pengendara mulai disiplin berhenti saat palang manual diturunkan dan tidak ditemukan lagi kendaraan yang nekat menerobos rel saat kereta api melintas.

Aparat gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), Babinsa TNI, dan warga sukarelawan tampak bersiaga untuk mengatur arus kendaraan. Yudi (25), seorang pengguna jalan, merasa keberadaan palang otomatis ini memberikan rasa aman yang lebih baik bagi masyarakat.

"Ya lumayan aman kalau ada palang pintu otomatisnya. Jadi lebih terarah juga kalau misalkan ada yang jagain," ujar Yudi saat ditemui di lokasi.

Yudi berharap pengawasan tetap dilakukan secara ketat oleh petugas meskipun nantinya palang otomatis sudah berfungsi normal. Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan sangat penting untuk membantu mengatur kelancaran lalu lintas di area yang padat tersebut.

Fahmi (33), warga setempat, turut mendesak pemerintah agar tidak mengendurkan pengawasan di lapangan. Ia menekankan pentingnya pemantauan langsung guna memastikan efektivitas palang otomatis dan memantau tingkat kedisiplinan pengguna jalan secara nyata.

"Walaupun sudah dipasang palang pintu, pemerintah jangan sampai lengah. Kalau bisa tetap pantau langsung kondisi di lapangan, jangan cuma tunggu laporan aja," ujar Fahmi.

Ia menambahkan bahwa jika sistem sudah optimal, personel penjagaan bisa dialihkan ke titik kemacetan lain seperti Bulak Kapal atau Stasiun Bekasi Timur. Namun, sosialisasi kepada masyarakat tetap diperlukan agar budaya tertib berlalu lintas tetap terjaga.

Di sisi lain, para sukarelawan tetap aktif membantu pengaturan arus karena kondisi jalan yang tergolong sempit. Ali (43), salah satu sukarelawan, menjelaskan bahwa keterlibatan mereka krusial untuk mencegah penumpukan kendaraan di atas rel yang sangat berbahaya.

"Walaupun ada palang otomatis juga, kayaknya kami tetap bakal di sini. Karena ukuran jalannya jadi lebih sempit. Kalau enggak diatur manual, motor berantakan di relnya," ujar Ali.

Ali menegaskan bahwa kelompoknya adalah sukarelawan murni yang sudah berjaga secara turun-temurun sejak era 1990-an. Saat ini, terdapat sekitar 20 orang yang bertugas secara bergantian dalam beberapa sesi waktu penjagaan setiap harinya.

"Kami sekarang sudah dipakaikan seragam. Dan kami itu sukarelawan dari sebelum adanya kejadian ini. Bukan orang-orang begitu (ormas)," kata dia.

Ali juga mengungkapkan bahwa sejak tragedi kecelakaan kereta pada akhir April 2026, jumlah kendaraan yang melintas cenderung berkurang. Terkait apresiasi dari pengendara, ia menyebut hal itu bersifat sukarela tanpa ada unsur paksaan sedikit pun.

"Yang mau ngasih kami terima, yang enggak kasih ya sudah. Intinya sama-sama ikhlas aja. Jadi untuk palang pintu ini mungkin masyarakat terbantu dengan keamanannya," tutur dia.

Transformasi pengamanan di pelintasan Ampera Bulak Kapal ini dipicu oleh kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4/2026). Peristiwa tersebut membuat otoritas terkait memperketat pengamanan di berbagai titik pelintasan sebidang wilayah Bekasi.

Artikel terkait

Rekomendasi