PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) menetapkan batas akhir periode cum dividen pada hari ini, Rabu 6 Mei 2026, bagi para pemegang saham di Bursa Efek Indonesia. Emiten asuransi ini telah mengalokasikan total dana pembayaran dividen sebesar Rp148,37 miliar kepada investor yang terdaftar paling lambat hingga tanggal pencatatan resmi.
Sebagaimana dilansir dari Stocksetup, penetapan besaran dividen tersebut didasarkan pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang telah diselenggarakan pada 27 April 2026. Melalui keputusan rapat tersebut, setiap pemegang satu lembar saham AMAG berhak mendapatkan pembayaran tunai senilai Rp30 per saham.
Berdasarkan data perdagangan Selasa 5 Mei 2026, harga saham AMAG berada di posisi Rp444 per lembar, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 12,12 persen atau naik 48 poin sejak awal tahun. Dengan angka penutupan tersebut, tingkat imbal hasil atau yield dividen perusahaan menyentuh angka 6,76 persen.
Persentase yield ini tercatat cukup signifikan karena setara dengan tiga kali lipat rata-rata bunga deposito rupiah di bank umum yang berkisar pada level 2 persen per tahun. Secara finansial, perusahaan didukung oleh laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada induk sebesar Rp156,48 miliar.
Selain perolehan laba, posisi fundamental AMAG diperkuat dengan saldo laba ditahan yang mencapai Rp956,21 miliar dan total ekuitas sebesar Rp2,16 triliun. Kondisi kas yang kuat ini memungkinkan perseroan memberikan rasio pembayaran yang kompetitif kepada para investor jangka panjang.
Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, proses recording date akan dilakukan pada 8 Mei 2026 hingga pukul 16.00 WIB. Sementara itu, tanggal pembayaran dividen dijadwalkan akan jatuh pada 26 Mei 2026 bagi seluruh investor yang berhak menerima hak tersebut.