Pemerintah Prediksi Ekonomi Indonesia Membaik dalam Enam Bulan

Pemerintah Prediksi Ekonomi Indonesia Membaik dalam Enam Bulan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan kondisi perekonomian nasional akan mengalami perbaikan signifikan dalam kurun waktu enam bulan mendatang, yang ditopang oleh percepatan aktivitas sektor swasta domestik. Hal tersebut disampaikan dalam acara Jogjakarta Financial Festival di Jogja Expo Centre pada Jumat, 22 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Suara.

Pemerintah berupaya memperkuat fondasi ekonomi domestik guna menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan nilai tukar rupiah dan sentimen negatif pasar modal internasional sejak akhir tahun lalu. Purbaya menegaskan bahwa kesiapan Indonesia saat ini jauh lebih matang dibandingkan masa lampau serta menolak narasi potensi terulangnya krisis 1998.

"Kita enggak akan mengulangi 1998 lagi," tutur Purbaya dalam Jogjakarta Financial Festival, dilansir dari YouTube LPS _IDIC Offical milik Lembaga Penjamin Simpanan.

Menurut penegasan Purbaya, Indonesia saat ini memegang kendali penuh atas kebijakan fiskal nasional tanpa ketergantungan pada institusi asing seperti IMF. Langkah mandiri ini diperkuat oleh sinergi antara Bank Indonesia dan otoritas fiskal dalam menciptakan iklim investasi berkelanjutan serta memacu produktivitas mesin ekonomi swasta.

"Saya pikir, 6 bulan dari sekarang akan semakin kelihatan bahwa orang-orang yang tadinya susah akan semakin berkurang dan berkurang lagi," kata Purbaya lagi.

Melalui stabilitas makroekonomi yang terjaga, pemerintah berkomitmen menyalurkan berbagai relaksasi kebijakan bagi pelaku usaha. Langkah ini diambil untuk mempertahankan daya beli masyarakat luas sekaligus menarik minat investasi dari dalam maupun luar negeri.

Artikel terkait

Rekomendasi