Pemprov Bengkulu Usulkan Pemindahan Makam Fatmawati Soekarno dari Jakarta

Pemprov Bengkulu Usulkan Pemindahan Makam Fatmawati Soekarno dari Jakarta

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengajukan usulan pemindahan makam Ibu Negara pertama Republik Indonesia, Fatmawati Soekarno, dari Jakarta menuju tanah kelahirannya di Bengkulu pada Sabtu (9/5/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap kontribusi tokoh nasional tersebut dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Rencana relokasi jenazah pahlawan nasional tersebut dilansir dari Detik Travel bertujuan untuk menempatkan beliau di kawasan yang memiliki keterikatan historis kuat. Pemerintah daerah saat ini tengah menyusun langkah teknis melalui pembentukan tim kajian khusus untuk merealisasikan usulan tersebut.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mengonfirmasi usulan resmi ini setelah memimpin rapat koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah terkait di Bengkulu.

"Kami mengusulkan agar makam Ibu Fatmawati dapat dipindahkan ke Bengkulu, tanah kelahiran beliau," kata Khairil Anwar, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu memproyeksikan kompleks Taman Remaja sebagai lokasi baru makam yang nantinya akan diintegrasikan dengan rencana revitalisasi kawasan terpadu. Kawasan ini dirancang untuk menjadi pusat edukasi sejarah sekaligus destinasi wisata religi dan budaya di tengah kota.

"Area Taman Remaja akan menjadi kawasan terpadu. Selain makam Ibu Fatmawati sebagai destinasi wisata sejarah, juga akan dibangun masjid, jogging track, dan sentra UMKM," kata Khairil Anwar, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu.

Pihak pemerintah provinsi menyatakan akan segera berkoordinasi dengan keluarga besar Fatmawati Soekarno serta Kementerian Sosial untuk mendapatkan persetujuan formal. Penempatan makam di kawasan wisata sejarah tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas Bengkulu sebagai daerah yang berperan penting dalam kehidupan Presiden Soekarno.

Berdasarkan catatan sejarah, Fatmawati lahir di Bengkulu pada 5 Februari 1923 dan wafat di Malaysia pada 14 Mei 1980. Beliau yang dikenal sebagai penjahit Sang Saka Merah Putih saat ini dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, sebelum munculnya usulan pemulangan jenazah ke kampung halaman ini.

Artikel terkait

Rekomendasi